Sumsel Jadi Provinsi Pertama Gelar Seleksi Pra-Kompetisi Konstruksi Indonesia

AKURAT.CO Provinsi Sumatera Selatan mendapatkan apresiasi membanggakan secara nasional.
Sumsel mencatatkan diri sebagai provinsi pertama yang menggelar seleksi peserta Pra-Kompetisi Konstruksi Indonesia.
Apresiasi tersebut disampaikan langsung Direktur Kompetensi Produktivitas Konstruksi, Ditjen Bina Konstruksi, Kementerian PUPR, Dedy Natrifahrizal Dedisky Nazaroeddin, saat menghadiri pembukaan Seleksi Peserta Pra-Kompetisi Konstruksi Indonesia Se-Sumsel yang diselenggarakan UPTD PIP2B dan Jasa Konstruksi Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Pemprov Sumsel di Palembang pada Selasa (16/7/2024).
"Terus terang Saya apresiasi setinggi-tingginya pada Pemprov Sumsel. Karena Sumsel menjadi provinsi pertama yang melaksanakan kegiatan prakompetisi dalam rangka kegiatan konstruksi," jelasnya.
Menurut Dedy, dengan adanya seleksi ini akan menjadi nilai tambah bagi peserta konstruksi dari Sumsel, agar dapat bersaing di ajang Kompetisi Konstruksi Indonesia 2024 yang rencananya diadakan November mendatang.
Baca Juga: Ibunda Naja Hafiz Quran Indonesia Sulap Anak Lumpuh Otak Hafal Qur'an 30 Juz Hanya 10 Bulan
Sementara itu, Pelaksana Harian Sekda Sumsel, Edward Chandra, mengatakan, pembangunan infrastruktur di Indonesia adalah pendorong utama kemajuan negara menuju arah yang lebih baik.
Dengan adanya infrastruktur yang baik, produktivitas dan daya saing Indonesia terhadap negara-negara lain di dunia dapat meningkat secara signifikan.
Infrastruktur yang memadai dan berkualitas tinggi menjadi tulang punggung bagi kemajuan berbagai sektor, termasuk ekonomi, sosial dan teknologi.
Lebih jauh dikatakannya, Tenaga Kerja Konstruksi (TKK) menjadi unsur penting dalam kelancaran pelaksanaan pembangunan infrastruktur di Indonesia.
Mengakui pentingnya pembinaan dan peningkatan kemampuan sumber daya manusia (SDM) di sektor jasa konstruksi, khususnya pada jenjang kualifikasi operator dan teknisi/analis, pemerintah dan stakeholder terkait lainnya berkomitmen untuk meningkatkan kualifikasi tenaga kerja.
Baca Juga: Tidak Ada Lagi Tempat Aman di Jalur Gaza
Kegiatan Seleksi Peserta Pra-Kompetisi Konstruksi Indonesia Se-Sumsel Tahun 2024 yang diadakan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Sumsel melalui UPTD PIP2B dan Jakon selaku penyelenggara pada 16-17 Juli, berperan penting dalam peningkatan kompetensi TKK dalam pembangunan infrastruktur di Sumsel.
"Penyelenggaraan Seleksi Peserta Pra-Kompetisi Konstruksi Indonesia Se-Sumsel Tahun 2024 diharapkan dapat meningkatkan kompetensi SDM konstruksi, khususnya bagi pekerja konstruksi melalui pelaksanaan Seleksi Peserta Pra-Kompetisi Konstruksi Indonesia Se-Sumsel. Yang nantinya akan menjadi perwakilan Provinsi Sumatera Selatan pada Pra-Kompetisi Konstruksi Indonesia Se-Sumbagsel di BJKW II Palembang menuju Lomba/Kompetisi Tenaga Kerja Konstruksi (TKK) pada acara Konstruksi Indonesia Tahun 2024 Tingkat Nasional di Jakarta," papar Edward.
Pada kesempatan itu, Edward juga menjelaskan bahwa pada 3 November 2023 di JI Expo, Provinsi Sumsel mencatat prestasi gemilang dalam lomba Pekan Konstruksi Indonesia.
Meraih Juara 2 Nasional pada kategori Building Information Modelling (BIM), Juara 2 Nasional kategori Operator Excavator dan memenangkan Juara 3 Umum Nasional.
"Capaian ini mendorong partisipasi aktif Sumsel dalam kegiatan-kegiatan yang mendukung pembangunan infrastruktur. Ini membuktikan bahwa Sumsel mampu berinovasi dan dapat bersaing secara nasional," kata Edward.
Baca Juga: Gibran Mundur sebagai Wali Kota, PDIP: Seharusnya Sejak Masa Kampanye
Adapun, pembukaan Seleksi Peserta Pra-Kompetisi Konstruksi Indonesia Se-Sumsel 2024 ditandai dengan pengalungan APD kepada peserta lomba dan pengalungan tanda peserta pelatihan K3 konstruksi oleh Plh Sekda Sumsel dan Direktur Kompetensi Produktivitas Konstruksi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







