Akurat
Pemprov Sumsel

Erupsi Gunung Lewotobi Menelan 10 Korban, Berikut Tanda-tanda Gunung Meletus yang Harus Diwaspadai

Azhar Ilyas | 5 November 2024, 08:27 WIB
Erupsi Gunung Lewotobi Menelan 10 Korban, Berikut Tanda-tanda Gunung Meletus yang Harus Diwaspadai

AKURAT.CO Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, mengalami erupsi pada Senin (4/11/2024) dini hari.

Akibat peristiwa alam tersebut, Kepala Pusat Data Informasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengumumkan status Gunung Lewotobi dinaikkan dari Level III menjadi Level IV.

Hal ini mengharuskan masyarakat untuk tidak beraktivitas dalam radius 7 kilometer dari puncak gunung demi keselamatan.

Peningkatan kewaspadaan ini sangat penting untuk mencegah risiko yang lebih besar bagi penduduk setempat.

Berikut tanda-tanda erupsi gunung merapi agar bisa diwaspadai oleh masyarakat:

1. Gempa vulkanik

Terjadinya gempa lokal atau gempa vulkanik merupakan salah satu tanda paling umum. Gempa ini biasanya terjadi akibat pergerakan magma di dalam perut bumi.

Jika masyarakat di sekitar gunung merapi merasakan gempa, mereka harus segera waspada dan bersiap untuk evakuasi.

2. Perilaku hewan

Hewan-hewan di sekitar gunung sering kali menunjukkan perilaku aneh, seperti turun dari gunung atau berpindah tempat.

Ini disebabkan oleh insting alami mereka yang dapat mendeteksi perubahan getaran halus dan tekanan yang terjadi di dalam bumi.

Baca Juga: Mengenal Rhoma Irama dan 10 Judul Lagunya yang Terkait dengan Larangan Kemaksiatan

3. Meningkatnya suhu

Suhu di sekitar gunung merapi dapat meningkat secara signifikan menjelang erupsi.

Hal ini terjadi karena magma yang bergerak ke permukaan menghasilkan panas yang tinggi, mengakibatkan suhu udara di sekitarnya menjadi lebih panas.

4. Mata air mengering

Ketika suhu kawah meningkat, mata air di sekitar gunung merapi sering kali mengering.

Ini merupakan tanda adanya indikasi aktivitas vulkanik sedang meningkat dan bisa menjadi pertanda bahwa erupsi akan segera terjadi.

5. Tumbuhan layu dan mati

Tumbuhan di sekitar gunung juga dapat menunjukkan tanda-tanda stres akibat peningkatan suhu dan perubahan lingkungan.

Tanaman akan layu dan mati, yang bisa menjadi pertanda bahwa kondisi di sekitar gunung tidak sehat.

6. Suara gemuruh

Terkadang, suara gemuruh dari dalam perut bumi dapat terdengar, menandakan adanya aktivitas magma yang meningkat.

Suara ini biasanya lebih sering terdengar saat status gunung berada pada tingkat siaga atau waspada.

Baca Juga: Profil Ustadz Solihin Hasibuan, Ulama Kharismatik Palembang yang Berpulang di Usia 58 Tahun

Oleh karena itu, masyarakat yang tinggal di sekitar gunung merapi disarankan untuk selalu memperhatikan tanda-tanda di atas agar siap untuk melakukan evakuasi jika diperlukan.

Pemerintah daerah juga biasanya akan memberikan informasi terbaru mengenai status gunung dan langkah-langkah yang harus diambil untuk menjaga keselamatan penduduk.

Dengan memahami tanda-tanda ini, masyarakat dapat lebih siap menghadapi potensi erupsi dan meminimalisir risiko terhadap keselamatan jiwa. (Queenadia Syahrani)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Azhar Ilyas
W
Editor
Wahyu SK