Gunung Semeru Erupsi 16 Kali dalam Sehari, Kolom Abu Mencapai 700 Meter

AKURAT.CO Gunung Semeru, gunung tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut, kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya dengan mencatat 16 kali erupsi sepanjang Sabtu (4/1/2025).
Salah satu letusan terbesar terjadi pada pukul 20.15 WIB, menghasilkan kolom abu setinggi 700 meter di atas puncak.
"Erupsi Gunung Semeru terjadi pada Sabtu malam dengan kolom letusan mencapai sekitar 700 meter. Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang mengarah ke utara," ujar Liswanto, Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, dalam laporannya di Lumajang, Jawa Timur.
Menurut Liswanto, sebelumnya Semeru telah mengalami beberapa erupsi pada pukul 19.27 WIB dan 19.41 WIB.
Letusan tersebut menghasilkan abu yang mencapai ketinggian serupa, yakni sekitar 700 meter.
Meski demikian, aktivitas vulkanik ini belum mengganggu kehidupan warga di sekitar lereng gunung.
Baca Juga: Hindari 6 Jenis Makanan Ini untuk Mengurangi Lemak di Perut
"Sejak pukul 00.09 WIB hingga malam hari, tercatat Gunung Semeru sudah 16 kali erupsi. Namun, aktivitas masyarakat tetap berjalan normal," tambahnya.
Gunung Semeru saat ini berstatus "Waspada," sehingga Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan sejumlah rekomendasi penting.
Salah satunya adalah larangan aktivitas apa pun di sektor tenggara Besuk Kobokan dalam radius delapan kilometer dari puncak.
Selain itu, masyarakat juga diminta menghindari jarak 500 meter dari tepi sungai sepanjang Besuk Kobokan, karena aliran lahar dan awan panas berpotensi meluas hingga 13 kilometer.
Radius tiga kilometer dari kawah gunung juga harus steril karena ancaman lontaran batu pijar.
Liswanto menambahkan, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi awan panas, guguran lava, dan lahar hujan di aliran sungai yang berhulu di puncak.
Daerah-daerah yang menjadi perhatian khusus meliputi Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta anak sungai dari Besuk Kobokan.
Aktivitas Gunung Semeru ini menjadi pengingat bahwa wilayah sekitar gunung berapi aktif selalu menghadapi risiko.
Namun, dengan mengikuti rekomendasi PVMBG dan langkah mitigasi yang tepat, keselamatan masyarakat dapat terjaga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








