Penyebab Gempa Dangkal 4,2 Magnitudo di Lombok, Ini Penjelasan BMKG

AKURAT.CO Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa aktivitas sesar aktif di dasar laut menjadi pemicu terjadinya gempa tektonik dangkal yang mengguncang wilayah Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada Kamis dini hari.
Direktur Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan bahwa pusat gempa terdeteksi di darat dengan kedalaman 27 kilometer, berlokasi sekitar 85 kilometer dari arah barat Lombok Tengah. "Gempa berlokasi di darat, berjarak sekitar 85 kilometer dari barat Lombok Tengah, dengan kedalaman 27 kilometer dan kekuatan 4,2 magnitudo," ujar Daryono, dikutip dari Antara, Kamis (13/3/2025).
Baca Juga: Di Mana Letak Vanuatu yang Dihantam Gempa Bumi Berkekuatan 7,3 Magnitudo?
Gempa tersebut tercatat mengguncang beberapa wilayah pada pukul 00.32 WITA dengan intensitas skala II MMI.
Guncangan dirasakan di beberapa daerah, seperti Kota Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah, serta di wilayah Bali termasuk Kabupaten Badung, Gianyar, dan Kota Denpasar.
BMKG menyebutkan sebaran wilayah gempa berdasarkan laporan dari masyarakat yang merasakan getaran. Meski demikian, berdasarkan hasil analisis seismologis, BMKG memastikan bahwa gempa ini tidak berpotensi memicu tsunami.
Hingga saat ini, BMKG belum menerima laporan mengenai dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut. Selain itu, tidak ada gempa susulan yang terdeteksi hingga pukul 00.46 WITA.
Baca Juga: Cuaca Hari Ini, BMKG: Hujan Melanda Kota-Kota Besar, Waspada Banjir Rob di Sejumlah Wilayah
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan selalu waspada.
Masyarakat juga diminta untuk mematuhi arahan dari pemerintah setempat dan tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
BMKG menegaskan pentingnya menunggu hasil analisis menyeluruh terkait peristiwa gempa sebelum mengambil kesimpulan atau tindakan lebih lanjut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







