Pemkot Serang Sambut Investasi PIK 2: Solusi Baru Kurangi Pengangguran dan Kemiskinan

AKURAT.CO Rencana investasi besar Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 di Kecamatan Kasemen, Kota Serang, mendapat dukungan penuh dari Wali Kota Serang, Budi Rustandi.
Bahkan, Budi secara terbuka meminta masyarakat tidak menghambat niat baik investor yang ingin menanamkan modalnya di wilayah tersebut.
Kata dia, Pemkot Serang memilih untuk menyambut baik potensi investasi yang dibawa PIK 2, apalagi jika memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.
Pada Rabu, 12 Maret 2025, perwakilan dari PIK 2 Township Management Division mendatangi Pemkot Serang dengan maksud menyalurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) dalam rangka pengembangan pariwisata di Kecamatan Kasemen.
Menanggapi kunjungan tersebut, Budi Rustandi dengan tegas menyatakan bahwa Kota Serang terbuka lebar bagi siapa saja yang ingin berinvestasi, selama membawa manfaat bagi masyarakat.
“Kalau mau memberikan CSR ke Kota Serang, kita sambut baik. Selama kontribusi itu bermanfaat dan dapat membantu perekonomian masyarakat, ya kenapa harus ditolak?” ujarnya dikutip pada Minggu (23/3/2025).
Baca Juga: Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung Puji Efisiensi Prabowo di Hadapan Aktivis Makassar
Menurut Budi, jika rencana investasi ini terlaksana, bukan hanya akan mendukung program-program pembangunan di Kota Serang, tetapi juga berpotensi mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan.
“Kalau bermanfaat dan pembelian tanah sesuai harga pasaran, kenapa harus dipersulit? Kita ini sedang mencari solusi untuk memajukan kota,” tambahnya.
Budi juga memastikan bahwa hingga saat ini tidak ada elemen masyarakat yang menolak rencana investasi dari PIK 2.
“Viral atau tidak, yang penting ada kajian yang baik untuk masyarakat Kota Serang. Selama ini tidak ada penolakan atau keributan di lapangan,” tegasnya.
Tokoh pendiri Provinsi Banten, H. Embay Mulya Syarif, turut mengomentari rencana pemberian dana CSR dari PIK 2 kepada Pemkot Serang.
Menurutnya, pemberian CSR adalah kewajiban setiap perusahaan yang ingin berkontribusi kepada masyarakat melalui forum CSR yang diatur oleh pemerintah.
“Bantuan CSR ini biasa dilakukan perusahaan di mana saja. Nantinya, dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan menunjang berbagai program pembangunan,” ujar Embay.
Ia menekankan, Kota Serang memiliki potensi wisata religi, sejarah, dan arkeologi yang perlu terus dikembangkan. Dukungan dari PIK 2 diharapkan dapat mengangkat potensi ekonomi lokal tersebut.
“Pemkot Serang memang masih terbatas dalam pendanaan untuk program-program pengembangannya. Jadi, kalau ada yang ingin membantu, kita harus manfaatkan dengan baik,” tambahnya.
Embay juga berharap masyarakat dapat mempercayakan pengelolaan dana CSR ini kepada Pemkot Serang dan mendesak agar prosesnya dijalankan dengan transparan serta diawasi oleh masyarakat dan media.
“Transparansi sangat penting agar masyarakat dapat mengawasi langsung bagaimana dana tersebut digunakan,” tutupnya.
Rencana investasi PIK 2 di Kota Serang ini diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam bidang pariwisata dan pembangunan infrastruktur.
Baca Juga: Kisah Haru Dua Kakak Beradik: Rela Jual Ginjal Demi Bebaskan Ibu yang Ditahan Polisi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








