DPRD Jakarta Soroti Ketimpangan Wisata di Kepulauan Seribu Masih Tinggi

AKURAT.CO Pemerintah pusat dan daerah, diminta untuk lebih serius mengembangkan potensi wisata di pulau-pulau pemukiman yang ada di Kepulauan Seribu.
Sebab selama ini, pengembangan pariwisata di kawasan tersebut lebih terfokus pada pulau-pulau resort yang dikelola swasta, seperti Pulau Putri, Pulau Macan, dan Pulau Air. Sementara pulau-pulau berpenghuni seperti Pulau Pari, Tidung, Harapan, dan Kelapa belum mendapatkan perhatian yang maksimal.
"Kita maunya pulau pemukiman ini yang dikembangkan. Supaya masyarakat tidak hanya bergantung pada hasil laut. Kalau angin darat datang, mereka enggak bisa melaut, terus mau makan apa?," kata Anggota DPRD Jakarta, Neneng Hasanah, Sabtu (3/5/2025).
Baca Juga: Peringati Hari Bumi 2025, Prudential Indonesia Tanam 5.000 Mangrove di Kepulauan Seribu
Tak hanya itu, Neneng juga menyoroti kondisi fasilitas wisata yang ada di Pulau Pramuka, seperti jembatan kayu dan hutan mangrove yang sudah rusak. Padahal, kawasan tersebut termasuk dalam taman nasional yang berada di bawah kewenangan pemerintah pusat.
"Waktu saya ke sana, ada wisatawan yang protes karena jembatan kayunya bolong-bolong, rawan kecelakaan. Ini mestinya jadi perhatian, karena itu aset penting," ungkapnya.
Jika pemerintah pusat tidak bisa mengelola kawasan tersebut dengan baik, lebih baik diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Jakarta agar pengelolaannya bisa lebih optimal.
Dia berharap, sinergi antara Pemprov DKI dan pemerintah pusat dapat meningkatkan daya tarik wisata pulau-pulau pemukiman, sehingga dapat memperkuat perekonomian masyarakat setempat.
"Kalau pusat tidak bisa kelola, ya serahkan ke Pemda. Kita ingin pulau pemukiman juga punya daya tarik wisata, ada pantainya, ada fasilitas yang layak," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







