Akurat
Pemprov Sumsel

Wamen LHK Apresiasi Agung Sedayu Group: 7.000 Mangrove Ditanam di Teluk Naga

Oktaviani | 4 Mei 2025, 14:30 WIB
Wamen LHK Apresiasi Agung Sedayu Group: 7.000 Mangrove Ditanam di Teluk Naga

AKURAT.CO Wakil Menteri Lingkungan Hidup (LH), Diaz Hendropriyono, memberikan apresiasi kepada Agung Sedayu Group (ASG) dan Warga Bumiputera Indonesia (WBI) atas langkah konkret mereka dalam melestarikan lingkungan.

Apresiasi ini disampaikan saat kegiatan penanaman mangrove di pesisir Tanjung Pasir, Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, Sabtu (3/5/2025).

Dalam acara bertajuk "Warga Bumiputera Indonesia Pulihkan Mangrove Pesisir", sebanyak 7.142 bibit mangrove ditanam melibatkan masyarakat dan komunitas lokal.

Diaz menilai, inisiatif ini sebagai contoh nyata sinergi antara sektor swasta dan komunitas dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan.

“Saya sangat mengapresiasi Agung Sedayu Group dan WBI. Ini bukan sekadar seremoni, tapi aksi nyata yang membawa dampak langsung bagi lingkungan dan masyarakat,” ujar Diaz dalam sambutannya.

Diaz menekankan, keberadaan hutan mangrove berperan penting dalam menahan abrasi pantai, menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, serta menjadi warisan penting bagi generasi mendatang.

Baca Juga: ASG Kucurkan Rp39 Triliun untuk Rehabilitasi Teluk Jakarta, Fokus Tebalkan Mangrove dan Bangun Pariwisata Hijau

Ia berharap langkah ini bisa menginspirasi lebih banyak pihak.

“Semoga aksi ini menggerakkan lebih banyak korporasi dan masyarakat luas untuk turut berperan aktif menjaga alam. Lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama,” tambahnya.

Kegiatan ini juga melibatkan komunitas Kacupasir (Kampung Curuparis Pesisir) yang menyediakan bibit mangrove, serta masyarakat pesisir yang ikut terjun langsung dalam penanaman.

Selain itu, momentum ini juga dimanfaatkan untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan laut, khususnya dari ancaman sampah plastik.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.