Aturan Baru, Sekolah di Jakarta Dilarang Pungut Biaya untuk Perpisahan

AKURAT.CO Dinas Pendidikan (Disdik) Jakarta menginstruksikan sekolah di Jakarta, untuk tidak melakukan pungutan biaya dalam kegiatan wisuda atau pelepasan peserta didik.
Plt Kepala Disdik Jakarta, Sarjoko, menegaskan bahwa pungutan untuk biaya kegiatan wisuda adalah hal yang dilarang.
"Kalau sekolah ingin mengadakan acara pelepasan dengan memanfaatkan sumber daya yang ada, seperti menampilkan kegiatan ekstrakurikuler, itu diperbolehkan. Tapi jangan ada pungutan," kata Sarjoko di Balai Kota Jakarta, Selasa (6/5/2025).
Baca Juga: Mensos: Lebih dari 5.000 Siswa Lulus Seleksi Administratif Sekolah Rakyat
Sarjoko menambahkan kegiatan wisuda seharusnya dilakukan secara sederhana, tanpa perlu beralih ke tempat mewah seperti hotel. "Pelepasan bisa diadakan di sekolah, dan justru bisa menjadi momen berkesan dengan menampilkan keterampilan siswa," ujarnya.
Surat Edaran ini wajib dipatuhi oleh seluruh sekolah di Jakarta. Nantinya, Disdik Jakarta akan melakukan pemantauan ketat untuk memastikan pelaksanaan yang sesuai aturan. Jika ditemukan pelanggaran, sanksi tegas akan diberikan.
"Sekolah harus bertanggung jawab dan mematuhi edaran ini dengan penuh kesadaran," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







