Gelaran 'Jakarta Dalam Warna' Cetak Rekor Muri, Libatkan 5.000 Pendekar Silat dan 2.000 Penari Betawi

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi Jakarta kembali mengukir sejarah. Lebih dari 5.000 pendekar silat dan 2.000 penari tradisional Betawi mengguncang Bundaran HI dalam gelaran spektakuler bertajuk 'Jakarta Dalam Warna'.
Pentas seni budaya ini langsung diganjar Rekor MURI untuk ketegori kolaborasi budaya terbanyak yang pernah digelar di Jakarta.
Disaksikan langsung oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta, Pramono Anung-Rano Karno, pentas kolosal ini menjadi panggung kebanggaan budaya Betawi sekaligus penanda bahwa Jakarta siap melangkah menuju kota global berusia lima abad.
Baca Juga: MUAQ Tampil di Jakarta X Beauty 2025, Tawarkan Diskon hingga 65 Persen dan Aktivitas Seru
"Wajah Jakarta adalah kebudayaan, terutama wajah Betawi," kata Pramono, Minggu (6/7/2025).
Dia mengingatkan pentingnya kebanggaan masyarakat terhadap budaya sendiri, sambil menyebut bahwa UU No. 2 Tahun 2024 telah memperkuat posisi budaya Betawi dalam pembangunan Jakarta.
Tak hanya parade silat dan tarian yang membius ribuan penonton, acara ini juga menghadirkan musisi papan atas seperti Rossa, Ayu Ting Ting, serta aksi panggung dari pesilat sekaligus aktris Prisia Nasution, penari Happy Salma dan Ufa Suforia, hingga marching band Jakarta Drum Corps.
Pramono dengan bangga menerima langsung penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), atas rekor partisipasi pesilat dan penari terbanyak dalam satu panggung.
"Kami ingin membangun Jakarta yang aman, nyaman, dan membanggakan warganya. Budaya adalah akar yang menyatukan kita," ujarnya.
Baca Juga: Panggung Spektakuler KAO presents TGC Jakarta 2025: Perayaan Fashion, Musik, dan Inklusivitas Perempuan Indonesia
Sementara itu, Wakil Gubernur Rano Karno menegaskan, kekuatan Jakarta terletak pada budaya dan olahraganya, terutama pencak silat yang tidak hanya menjadi bela diri, tapi juga warisan luhur Betawi.
"Ini baru awal. Di masa depan, budaya dari seluruh Indonesia akan kita tampilkan di sini," tandas Rano.
Sebagai informasi, 'Jakarta Dalam Warna' merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-498 Jakarta. Dengan event ini, Pemprov Jakarta ingin menunjukkan bahwa warisan budaya bukan sekadar tontonan, melainkan roh dari kota yang tengah berbenah menjadi metropolis yang berakar pada identitas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







