Akurat
Pemprov Sumsel

Gelaran 'Jakarta Dalam Warna' Cetak Rekor Muri, Libatkan 5.000 Pendekar Silat dan 2.000 Penari Betawi

Citra Puspitaningrum | 6 Juli 2025, 13:57 WIB
Gelaran 'Jakarta Dalam Warna' Cetak Rekor Muri, Libatkan 5.000 Pendekar Silat dan 2.000 Penari Betawi

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi Jakarta kembali mengukir sejarah. Lebih dari 5.000 pendekar silat dan 2.000 penari tradisional Betawi mengguncang Bundaran HI dalam gelaran spektakuler bertajuk 'Jakarta Dalam Warna'.

Pentas seni budaya ini langsung diganjar Rekor MURI untuk ketegori kolaborasi budaya terbanyak yang pernah digelar di Jakarta.

Disaksikan langsung oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta, Pramono Anung-Rano Karno, pentas kolosal ini menjadi panggung kebanggaan budaya Betawi sekaligus penanda bahwa Jakarta siap melangkah menuju kota global berusia lima abad.

Baca Juga: MUAQ Tampil di Jakarta X Beauty 2025, Tawarkan Diskon hingga 65 Persen dan Aktivitas Seru

"Wajah Jakarta adalah kebudayaan, terutama wajah Betawi," kata Pramono, Minggu (6/7/2025).

Dia mengingatkan pentingnya kebanggaan masyarakat terhadap budaya sendiri, sambil menyebut bahwa UU No. 2 Tahun 2024 telah memperkuat posisi budaya Betawi dalam pembangunan Jakarta.

Tak hanya parade silat dan tarian yang membius ribuan penonton, acara ini juga menghadirkan musisi papan atas seperti Rossa, Ayu Ting Ting, serta aksi panggung dari pesilat sekaligus aktris Prisia Nasution, penari Happy Salma dan Ufa Suforia, hingga marching band Jakarta Drum Corps.

Pramono dengan bangga menerima langsung penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), atas rekor partisipasi pesilat dan penari terbanyak dalam satu panggung.

"Kami ingin membangun Jakarta yang aman, nyaman, dan membanggakan warganya. Budaya adalah akar yang menyatukan kita," ujarnya.

Baca Juga: Panggung Spektakuler KAO presents TGC Jakarta 2025: Perayaan Fashion, Musik, dan Inklusivitas Perempuan Indonesia

Sementara itu, Wakil Gubernur Rano Karno menegaskan, kekuatan Jakarta terletak pada budaya dan olahraganya, terutama pencak silat yang tidak hanya menjadi bela diri, tapi juga warisan luhur Betawi.

"Ini baru awal. Di masa depan, budaya dari seluruh Indonesia akan kita tampilkan di sini," tandas Rano.

Sebagai informasi, 'Jakarta Dalam Warna' merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-498 Jakarta. Dengan event ini, Pemprov Jakarta ingin menunjukkan bahwa warisan budaya bukan sekadar tontonan, melainkan roh dari kota yang tengah berbenah menjadi metropolis yang berakar pada identitas.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.