9 Kelurahan di Jakarta Masih BAB Sembarangan, Pemprov dan Warga Perlu Gotong Royong Cari Solusi

AKURAT.CO Anggota DPRD Provinsi Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), August Hamonangan, menanggapi serius temuan sembilan kelurahan di Jakarta, yang masih menjadi titik praktik buang air besar sembarangan (BABS).
Dia menyoroti kemungkinan adanya kelalaian dari pemerintah kota administrasi, dalam menangani persoalan sanitasi yang masih mengancam kesehatan masyarakat.
"Pastinya, ada beberapa hal yang perlu dievaluasi dari Pemprov DKI itu sendiri dalam hal upayanya menangani masalah sanitasi di Jakarta," ujar August saat dihubungi Rabu, (30/7/2025).
Baca Juga: Masih BAB Sembarangan, 850 Keluarga di Jakarta Tak Punya Jamban yang Layak
Meski begitu, dia menegaskan saat ini bukanlah waktunya untuk saling menyalahkan. Menurutnya, seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat harus bersatu padu mencari solusi konkret.
"Ini bukan waktunya untuk saling menyalahkan. Ini merupakan waktunya bagi kita untuk bersatu dan bergotong-royong mengatasi permasalahan sanitasi yang dapat berdampak buruk bagi masyarakat apabila tidak segera diselesaikan," tegasnya.
Dia menekankan pentingnya forum diskusi lintas sektor, guna membahas langkah-langkah strategis yang dapat mengakhiri fenomena BABS di Jakarta.
"Apa yang perlu kita lakukan sekarang adalah berdiskusi tentang cara-cara yang bisa ditempuh untuk mengakhiri fenomena BABS di kalangan masyarakat Jakarta," katanya.
Baca Juga: Inilah Kota Terluas di Indonesia, Ternyata Bukan Jakarta dan Surabaya!
August menyebut, pembangunan infrastruktur sanitasi seperti jamban, WC, hingga septic tank harus menjadi agenda utama dalam upaya meningkatkan kualitas hidup warga.
"Ke depannya, kita perlu membahas pembangunan jamban, pembangunan WC, sampai dengan pembangunan septic tank untuk digunakan oleh warga Jakarta," tutupnya.
Hingga kini, sembilan kelurahan masih tercatat sebagai wilayah tanpa akses jamban layak, dan sekitar 850 kepala keluarga belum menikmati fasilitas sanitasi yang memadai.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








