Lawan Stunting di Merauke, SPPG Putri Papua Selatan Luncurkan Program Makan Bergizi Gratis

AKURAT.CO Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Putri Papua Selatan resmi beroperasi memproduksi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Inpres Gudang Arang, Merauke.
Program ini menjadi langkah nyata meningkatkan gizi anak serta mencegah stunting dan gizi buruk di wilayah Papua Selatan.
Kepala SD Inpres Gudang Arang, Natalia, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, dan seluruh pihak yang mendukung program ini.
“Kami menyambut baik program ini sebagai langkah menuju anak-anak yang lebih sehat. Program ini akan mendukung konsentrasi belajar dan semangat menuntut ilmu, mempersiapkan generasi penerus bangsa yang berkualitas,” ujarnya, Senin (11/8/2025).
Kepala Satuan Pelaksana Pemenuhan Gizi Regional dan Korwil Kabupaten Merauke, Anisa Amalia, menjelaskan program ini menyasar 3.963 penerima manfaat, meliputi siswa dari delapan sekolah:
Baca Juga: Puan Soroti Temuan Pegawai BUMN Dapat Bansos, Minta Verifikasi Data Penerima Diperketat
-
SD Gudang Arang (246 siswa)
-
SD Negeri 1 (512 siswa)
-
SD Negeri 2 (597 siswa)
-
SD Biankuk (284 siswa)
-
SD Yapis 1 (531 siswa)
-
SD Yapis (455 siswa)
-
SMP Gudang Arang (217 siswa)
-
SMA Negeri 2 (1.086 siswa)
Selain itu, program menjangkau ibu hamil, ibu bersalin, dan balita di Kelurahan Seringgu Jaya serta Kelurahan Samkai.
Dandim 1707/Merauke, Letkol Inf Johny Nofriady, menegaskan MBG merupakan inisiatif penting untuk pemenuhan gizi anak.
“Kami mendapat perintah langsung dari Panglima TNI agar semua Kodim bertanggung jawab penuh atas kesiapan SPPG di Merauke. Beberapa SPPG tambahan akan hadir dalam waktu dekat,” ujarnya.
SPPG skala kecil juga akan dibentuk di distrik terluar, dengan bahan baku dipasok dari petani, peternak, dan UMKM lokal, sehingga turut menggerakkan ekonomi daerah.
Program ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Ketua Yayasan SPPG Putri Papua Maria Doloros Liu, Sekretaris Daerah Merauke Jermias Paulus Ruben Ndiken, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Selatan Ignasius Babaga.
MBG diharapkan memberi dampak signifikan dalam menekan angka stunting, meningkatkan konsentrasi belajar, menurunkan angka ketidakhadiran sekolah, membantu ekonomi keluarga, membentuk perilaku hidup sehat, dan mewujudkan keadilan sosial.
Baca Juga: Lagi Persiapkan Pernikahan, Brisia Jodie: Pusing Ya Ternyata...
Dengan sinergi berbagai pihak, MBG Papua Selatan menjadi garda terdepan membangun generasi sehat, cerdas, dan berkualitas untuk masa depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









