Cerita Warga Desa Lontar Saat Terima Layanan Kesehatan dan Bantuan dari Tzu Chi dan ASG

AKURAT.CO Senyum Teti Rosmiati mengembang usai menjalani pemeriksaan kesehatan gratis di desanya.
Pedagang kelontong berusia 48 tahun itu mengaku terbantu, apalagi hasil pemeriksaan menunjukkan kadar kolesterolnya tinggi.
“Saya seneng karena gratis, ada pengobatan yang bagus kan ibu seneng… kan kolesterol ibu tinggi, nggak boleh makan gorengan, enggak boleh makan yang banyak minyak, dan nggak boleh kecapean kata dokternya,” tuturnya, Rabu (13/8/2025).
Selain mendapatkan obat dan nasihat kesehatan, Teti juga pulang membawa beras 5 kilogram.
“Terima kasih kepada bapak dokter ada pemeriksaan kesehatan gratis seperti ini. Dapet beras, di kasih obat, kan badan bisa sehat. Alhamdulillah, kan kalo periksa di klinik mahal,” ujarnya.
Pengalaman serupa dialami Fauziah (50) yang rutin memeriksakan kesehatan di klinik.
Baca Juga: UPN Veteran Jakarta Gelar PKKMB, Dihadiri Jaksa Agung Muda Asep Nana Mulyana
Ia langsung mendaftar ketika mendengar ada bakti sosial di Desa Lontar. Hasil pemeriksaan menunjukkan tekanan darahnya tinggi.
“Kata dokter jangan makan yang asin-asin, kurangi mi instan. Dapet obat darah tinggi untuk malam hari, dapat juga obat nyeri. Alhamdullilah seneng, ya intinya dapet beras, dapet obat kita syukurin. Terima kasih untuk relawan dan dokternya,” ucapnya.
Layanan kesehatan dan bantuan pangan ini diselenggarakan oleh Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia bekerja sama dengan Agung Sedayu Group (ASG) dan Tzu Chi International Medical Association (TIMA).
Sebanyak 500 warga mengikuti pemeriksaan kesehatan, sedangkan 1.000 keluarga menerima bantuan beras.
Direktur Estate Management Agung Sedayu Group, Dr. Ir. H. Restu Mahesa, M.M., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat.
“Hari ini bergembira sekali, kami bersama relawan Tzu Chi dan Tzu Chi International Medical Association (TIMA) melaksanakan pengobatan gratis dan juga pembagian bantuan sosial,” ujarnya.
Relawan Tzu Chi komunitas He Qi Tangerang, Aan Christian, berharap inisiatif ini dapat memberi dampak positif jangka panjang.
“Semoga kegiatan kebaikan ini dari Tzu Chi dan Agung Sedayu Group (ASG) bisa membuat warga lebih sehat dan gembira,” ucapnya.
Pemeriksaan yang dilakukan mencakup tekanan darah, berat badan, serta tes laboratorium untuk gula darah, kolesterol, dan asam urat. Tim medis TIMA Indonesia juga menyiapkan obat-obatan sesuai kebutuhan pasien.
Baca Juga: Pemprov Jakarta Perpanjang Tarif Transportasi Umum Rp80 hingga 18 Agustus 2025
Kepala Medis Tzu Chi Hospital Indonesia, dr. Santoso Kurniawan, M.M., menyebut sebagian besar warga memiliki tekanan darah tinggi, kadar gula darah tinggi, dan kolesterol tinggi, terutama pada usia di atas 40 tahun.
“Kita dari tim medis mengingatkan kepada pasien untuk kembali ke pola hidup sehat dan bervegetarian. Sehingga meningkatkan daya tahan tubuh mereka agar dapat meningkatkan kualitas kerja mereka, karena mereka masih dalam usia produktif, pesannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









