Akurat
Pemprov Sumsel

Berantas Copet dan Preman, Pramono Ingin Pasar di Jakarta Pakai Sistem Pembayaran QRIS

Citra Puspitaningrum | 22 Agustus 2025, 10:16 WIB
Berantas Copet dan Preman, Pramono Ingin Pasar di Jakarta Pakai Sistem Pembayaran QRIS

AKURAT.CO Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mendorong adanya digitalisasi pasar di Jakarta. Penerapan ini bukan hanya sekadar urusan transaksi, melainkan juga tameng baru melawan kriminalitas.

Menurutnya, dengan sistem pembayaran berbasis QRIS, masyarakat tak perlu lagi membawa uang tunai yang kerap menjadi incaran copet.

"Kalau semua sudah digital, apa yang mau dicopet? Premanisme pun pasti pelan-pelan berkurang," kata Pramono, di Jakarta, dikutip Jumat (22/8/2025). 

Baca Juga: Gempa Guncang Jawa Barat dan Jakarta, Pramono Anung Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

Dia menyebut, langkah ini sejalan dengan program Pemprov Jakarta dalam mengoptimalkan keamanan sekaligus meningkatkan pendapatan daerah. Transaksi digital, akan membuka ruang transparansi pajak.

"Keuntungannya bagi pemerintah Jakarta, pajaknya otomatis. Karena transaksinya terbuka, maka hasilnya juga akan lebih baik," ucapnya.

Bank Indonesia mencatat, transaksi QRIS di Jakarta saat ini menyumbang sekitar 43–45 persen dari total transaksi nasional. Menurutnya, angka itu menunjukkan geliat digitalisasi pasar kian nyata.

"Saya yakin kalau seluruh pasar sudah begini, lonjakannya luar biasa. Untungnya terasa bagi pedagang, konsumen, juga pemerintah," tandasnya.

Dengan langkah ini, Pemprov Jakarta optimistis pasar tradisional Jakarta tidak hanya lebih modern, tetapi juga lebih aman dari kejahatan jalanan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.