Pramono Gagas Sekolah Lansia di Tiap Kelurahan: Jadi Ruang Kebahagiaan bagi Lansia

AKURAT.CO Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menghadiri wisuda akbar Sekolah Lansia Senior School Pintar (SPP) Tingkat Provinsi Jakarta di Gedung Sasono Utomo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur.
Dia menegaskan komitmennya memperluas keberadaan sekolah lansia di Jakarta. Dengan populasi lansia mencapai 1.167.000 jiwa atau 10,6 persen dari total penduduk Jakarta, dia menilai sekolah lansia menjadi kebutuhan penting.
"Kita akan support sepenuhnya. Karena inilah ruang kita untuk memberikan kebahagiaan dan kehormatan bagi para lansia Jakarta," kata Pramono, Kamis (18/9/2025).
Baca Juga: Jumlah Lansia Melonjak, Pemprov Jakarta Terus Tingkatkan Fasilitas dan Pelayanan
Untuk itu, dia telah meminta Dinas PPAPP agar sekolah lansia hadir di seluruh kelurahan, bekerja sama dengan universitas, salah satunya Universitas Respati Indonesia.
Menurutnya, sekolah lansia bukan sekadar ruang belajar, tetapi juga sarana pertemuan, interaksi, dan menjaga kebahagiaan. Komitmen Pemprov Jakarta, diwujudkan pula melalui Kartu Lansia dan layanan transportasi umum gratis.
"Seluruh lansia sekarang kalau naik transportasi umum di Jakarta gratis. Tapi harus mendaftar," ujarnya.
Kepala Dinas PPAPP Provinsi Jakarta, Iin Mutmainnah, menjelaskan sekolah lansia ini berbasis program Bina Keluarga Lansia, sesuai Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lansia dan Peraturan BKKBN Nomor 13 Tahun 2019.
Baca Juga: Jumlah Lansia Jepang Berusia 100 Tahun Tembus Rekor 99 Ribu, Mayoritas Perempuan
"Bertujuan membentuk lansia tangguh, produktif, mandiri, sehat, dan bermartabat berdasarkan Prinsip 7 Dimensi Lansia Tangguh," ujar Iin.
Saat ini, terdapat 75 sekolah lansia di Jakarta. Sebanyak 10 sekolah berjalan dengan tatap muka, sementara 65 lainnya menggunakan metode hybrid yang juga membekali lansia dengan literasi digital.
Wisuda akbar ini menjadi penghargaan atas proses belajar para lansia sekaligus pengingat bahwa usia senja tak menghalangi semangat untuk tetap aktif, sehat, dan produktif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









