Pedagang Pasar Barito Direlokasi ke Lenteng Agung, Ditargetkan Rampung Awal Oktober 2025

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta akan merelokasi pedagang di Pasar Barito ke Sentra Fauna dan Kuliner Jakarta di Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Relokasi ini ditargetkan rampung pada awal Oktober 2025.
"Pemprov sudah menyiapkan timeline relokasi, dimulai sejak 24 September hingga 5 Oktober 2025. Tahapannya mencakup sosialisasi, pendaftaran ulang, validasi, pengumuman resmi, hingga mobilisasi," kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, di Jakarta, Kamis (25/9/2025).
Menurut Ratu, sosialisasi sebelumnya telah dilakukan secara tatap muka dengan para pedagang, dan diperkuat melalui pemberitaan di media massa. Setelah itu, pedagang diminta mendaftar ulang untuk menentukan kios baru, disusul validasi agar tidak ada tumpang tindih penempatan.
Baca Juga: Relokasi Pedagang ke Blok M Hub, Pramono Jamin Beri Fasilitas Terbaik
"Data resmi pedagang yang menempati Sentra Fauna dan Kuliner akan diumumkan sebelum mobilisasi. Mobilisasi mencakup pengosongan kios lama di Barito sekaligus penempatan di Lenteng Agung," ujarnya.
Dia menambahkan, keberadaan sentra baru ini tidak hanya sekadar memindahkan lokasi, tetapi juga meningkatkan daya saing UMKM. Dengan fasilitas yang lebih baik, masyarakat disebut akan menikmati pengalaman kuliner yang terintegrasi dengan ruang publik yang nyaman.
"Harapannya, usaha para pedagang makin berkembang, sementara warga Jakarta punya destinasi kuliner baru yang bisa dibanggakan," pungkasnya.
Sebagai informasi, relokasi pedagang Pasar Barito untuk penataan kawasan dan pembangunan Taman ASEAN atau Taman Bendera Pusaka oleh Pemprov Jakarta, untuk memperluas ruang terbuka hijau (RTH) dan menggabungkan tiga taman yang ada, yaitu Taman Ayodya, Taman Langsat, dan Taman Leuser.
Proyek ini juga dimaksudkan untuk menjadikan kawasan Blok M sebagai pusat transportasi dan perbelanjaan, serta simbol identitas baru Jakarta sebagai Ibu Kota ASEAN.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









