Dinkes Jakarta Akui Covid-19 Masih Ada: Tapi Sudah Endemi dan Keparahannya Tidak Tinggi

AKURAT.CO Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jakarta, Ani Ruspitawati, mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap penularan Covid-19 yang hingga kini masih ditemukan di Jakarta.
Dia menegaskan, meski virus corona sudah memasuki fase endemi, namun keberadaannya belum sepenuhnya hilang. "Covid memang ada," ujar Ani di RSUD Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (16/10/2025).
Dia menjelaskan, status endemi berarti virus tetap ada di tengah masyarakat, tetapi tidak menimbulkan lonjakan kasus berat seperti masa pandemi.
Baca Juga: Kenaikan Kasus ISPA di Jakarta Masih dalam Batas Aman, Dinkes: Kita Selalu Monitoring
"Covid itu sekarang sudah masuk fase endemi. Jadi memang ada, tetapi tingkat keparahannya tidak tinggi," katanya.
Dia menambahkan, sebagian besar pasien Covid-19 kini hanya memerlukan perawatan rawat jalan tanpa gejala berat. "Biasanya hanya banyak di kasus rawat jalan saja," ucapnya.
Untuk itu, Dinas Kesehatan Provinsi Jakarta terus mengimbau warga menjaga kesehatan, menggunakan masker saat sakit, dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan bila mengalami gejala batuk, demam, atau sesak napas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







