Pramono Kesal Ada Pungli di Tebet Eco Park: Itu Taman Publik, Tak Boleh Ada Pungutan

AKURAT.CO Gubernur Jakarta, Pramono Anung angkat suara menanggapi ramainya kabar pungutan liar di kawasan Tebet Eco Park, Jakarta Selatan. Dia menegaskan, taman kota adalah ruang publik yang bebas diakses oleh seluruh warga tanpa pungutan sepeser pun.
"Enggak. Itu Tebet Eco Park bebas. Jadi enggak ada. Nanti kami tertibkan," ujar Pramono dengan nada tegas di Balaikota Jakarta, Senin (20/10/2025).
Dia memastikan, tidak ada aturan atau izin khusus bagi masyarakat yang ingin beraktivitas atau berekspresi di area taman, termasuk kegiatan fotografi. Dia menilai segala bentuk pungutan di ruang publik adalah pelanggaran terhadap hak warga kota.
Baca Juga: KPK dalami Pungli terhadap Jemaah di Kasus Korupsi Kuota Haji
"Pokoknya kami tertibkan. Enggak boleh ada pungutan-pungutan, wong itu taman milik publik," tandasnya.
Sebelumnya, jagat media sosial diramaikan oleh unggahan warga yang mengaku ditegur oleh kelompok komunitas fotografer, saat mengambil foto di Tebet Eco Park. Mereka disebut diminta bergabung ke komunitas dengan membayar biaya Rp500 ribu agar diizinkan memotret di area taman.
Pramono menegaskan, pemerintah tidak akan tinggal diam. Dia berjanji akan menindak tegas pihak-pihak yang mencoba menjadikan fasilitas publik sebagai ajang keuntungan pribadi.
"Ruang publik bukan milik segelintir orang. Itu hak seluruh warga Jakarta," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








