Jakarta Siaga Total, 600 Pompa Air Dikerahkan Antisipasi Banjir di Musim Hujan

AKURAT.CO Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menegaskan kesiapan penuh Pemprov Jakarta dalam menghadapi musim hujan yang mulai mengguyur.
Ratusan pompa air telah disiagakan untuk mencegah genangan dan banjir di titik-titik rawan.
"Banjir di Jakarta ini, seperti yang sering saya sampaikan, ada tiga jenis. Pertama, banjir lokal karena aliran sungai tersumbat sampah dan sebagainya," kata Pramono, Minggu (26/10/2025).
Baca Juga: Jakarta Diharapkan Jadi Kota Global Berkeadilan, Kota Maju Tanpa Tinggalkan Warganya
Dia menjelaskan, selama tiga bulan terakhir, Pemprov Jakarta telah melakukan pengerukan intensif di berbagai saluran dan waduk.
Langkah itu ditempuh guna meminimalkan risiko banjir saat curah hujan meningkat.
Pemprov Jakarta saat ini mengoperasikan sekitar 600 pompa stasioner yang tersebar di seluruh wilayah rawan banjir.
Baca Juga: Laba Ancol Anjlok 41 Persen, DPRD Jakarta Desak Audit Total Direksi dan Manajemen
Tak hanya itu, juga disiagakan pompa-pompa bergerak untuk mengantisipasi kondisi darurat, baik menghadapi banjir lokal, banjir kiriman maupun banjir rob akibat air pasang yang berbarengan dengan hujan deras.
"Semua perlu penanganan ekstra hati-hati. Mudah-mudahan kalau pun terjadi banjir, bisa diselesaikan dalam waktu tiga sampai enam jam," tandas Pramono.
Dengan langkah siaga itu, Pemprov Jakarta berupaya memastikan agar ibukota tetap aman dan aktivitas warga tak lagi terganggu oleh genangan air yang menjadi langganan setiap musim hujan.
Baca Juga: Pramono Anung: Saya Sering Tak Bisa Tidur Pikirkan Nasib Tiang Monorel Jakarta
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









