Akurat
Pemprov Sumsel

Daerah yang Rawan Banjir di Jakarta saat Musim Hujan: Cek Wilayah Tempat Tinggalmu!

Kosim Rahman | 28 Oktober 2025, 14:00 WIB
Daerah yang Rawan Banjir di Jakarta saat Musim Hujan: Cek Wilayah Tempat Tinggalmu!

AKURAT.CO Daerah yang rawan banjir di Jakarta saat musim hujan kerap menjadi perhatian warga setiap datang musim hujan.

Jakarta memiliki banyak titik rawan banjir akibat kombinasi luapan sungai, rob (naiknya muka air laut), dan drainase yang kurang baik.

Artikel ini merangkum wilayah-wilayah yang sering terdampak berdasarkan data resmi serta memberi panduan bagaimana memantau dan memitigasi risikonya.

Daftar Wilayah yang Paling Sering Terdampak

Dikutip dari berbagai sumber, berikut kelompok wilayah di Jakarta yang sering masuk kategori rawan banjir saat musim hujan:

Baca Juga: Jakarta Siaga Total, 600 Pompa Air Dikerahkan Antisipasi Banjir di Musim Hujan

Jakarta Utara (rawan rob dan genangan)

  • Pluit, Penjaringan (termasuk kawasan pesisir seperti Jalan Hiu, Jalan Cumi)
  • Marunda, Tanjung Priok

    Wilayah pesisir ini rentan karena kombinasi hujan dan pasang laut (rob).

Jakarta Barat

  • Rawa Buaya, Tegal Alur, Kedoya (Selatan/Utara), Kembangan, Cengkareng, Kalidere
  • Kawasan dataran rendah dan dekat kanal/sungai kecil sering mengalami genangan berkepanjangan.

Jakarta Selatan

  • Cipete Utara, Petogogan, Cipulir, Pondok Pinang, Ulujami, Bangka, Pejaten Timur, Jati Padang
    Area ini terdampak luapan anak sungai dan sistem drainase yang kerap kewalahan saat curah hujan tinggi.

Jakarta Timur

  • Cawang, Kampung Melayu, Cililitan, Cipinang Melayu, Bidara Cina, Makasar, Rambutan, Kramat Jati, Jatinegara
    Dekatnya pemukiman padat dan aliran sungai kecil membuat beberapa kelurahan sering tergenang.

Jakarta Pusat

  • Kemayoran, Tanah Abang, beberapa area dekat Sungai Ciliwung dan saluran besar
    Kawasan ini rawan saat sungai besar meluap atau sistem drainase tersumbat.

Baca Juga: Waspada! Sapi Mudah Kembung di Musim Hujan, Ini Cara Cegah dan Menanganinya

 

Mengapa daerah-daerah itu rawan banjir?

Beberapa penyebab utama kerawanan banjir di Jakarta menurut Dinas SDA, BMKG, dan laporan resmi antara lain:

  1. Luapan sungai besar dan anak sungai (mis. Ciliwung, Angke, Pesanggrahan).
  2. Rob / pasang laut di pesisir utara yang memperparah genangan saat hujan dan pasang.
  3. Drainase tersumbat dan berkurangnya lahan resapan akibat perubahan tata guna lahan dan sampah.
  4. Curah hujan ekstrem yang diprediksi oleh BMKG meningkatkan potensi banjir musiman.

Cara resmi memantau titik banjir dan data terkini

Untuk informasi real-time dan peta resmi, gunakan kanal berikut:

  • Pantau Banjir (Pemprov DKI Jakarta) — peta interaktif titik tergenang dan riwayat banjir.
  • Aplikasi JAKI (Pemprov DKI) — notifikasi lokal dan laporan genangan warga.
  • BMKG — prakiraan curah hujan dan potensi banjir jangka pendek (prakiraan bulanan/triwulan).
  • SatuData / Dinas SDA DKI — unduh dataset spasial “Daerah Rawan Banjir DKI Jakarta” untuk analisis lebih rinci.

Baca Juga: 6 Cara Ampuh Mengusir Laron dari Rumah Saat Musim Hujan

Tips praktis untuk warga di zona rawan

  1. Pantau peta resmi dan BMKG setiap hari saat musim hujan; siapkan rencana evakuasi.
  2. Naikkan barang berharga ke tempat lebih tinggi dan sedia kantong plastik/tas tahan air.
  3. Jauhkan kendaraan dari daerah langganan genangan, dan catat nomor darurat lokal (BPBD/Kelurahan).
  4. Laporkan drainase tersumbat ke petugas Dinas SDA atau layanan publik lewat JAKI agar penanganan cepat.

Itulah daftar daerah yang rawan banjir di Jakarta saat musim hujan yang perlu kamu waspadai agar bisa lebih siap menghadapi potensi genangan dan cuaca ekstrem.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.