Kota Global Harus Layak Huni, Tapi Kawasan Kumuh di Jakarta Masih Banyak

AKURAT.CO Visi Jakarta Kota Global yang digaungkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta, masih belum menunjukkan hasilnya. Banyaknya kawasan kumuh di Jakarta, jadi salah satu faktor penghambatnya.
Pengamat Kebijakan Publik Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansyah, mengatakan indikator kota global yakni tersedianya pemukiman yang layak huni bagi warganya. Sedangkan masih banyak kawasan kumuh di Jakarta yang belum tersentuh kebijakan.
"Kota global itu harus layak huni. Tapi Jakarta masih punya banyak kawasan kumuh. Coba lihat dari Bandara Soekarno-Hatta ke arah Angke, kanan kiri jalan tol masih banyak permukiman semrawut. Itu harus dibenahi dulu," Trubus saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (1/11/2025).
Baca Juga: Target Jakarta Kota Global Masih Sebatas Wacana Politik di Tengah Pemangkasan Anggaran
Menurutnya, ada sejumlah indikator utama yang harus dipenuhi untuk mencapai predikat kota global. Di anyaranya, kota yang layak huni, aktivitas sosial yang sehat, toleran terhadap perbedaan, aspek lingkungan hidup dan konektivitas wilayah.
Kemudian, kota global semestinya bebas banjir, lalu lintasnya terkendali, dan memiliki konektivitas antardaerah yang baik. "Jakarta memang sudah terkoneksi di dalam kota, tapi dengan kawasan aglomerasi seperti Bodetabek masih belum," tuturnya.
Trubus menegaskan, tanpa pembenahan serius terhadap tata ruang dan konektivitas wilayah, cita-cita Jakarta menjadi kota global akan sulit diwujudkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026






