Wakil Ketua Komisi VII DPR: Pengembangan Kawasan Industri Batang Butuh Koordinasi Lintas Sektor

AKURAT.CO Kawasan Batang Industrial Park (BIP) di Jawa Tengah membutuhkan koordinasi lintas sektor dari kementerian dan lembaga.
BIP ternyata dihadapkan pada banyak persoalan yang membelitnya sehingga pengembangan kawasan industri ini masih belum optimal.
Wakil Ketua Komisi VII DPR, Evita Nursanty, mengemukakan, persoalan yang membelit BIP tidak bisa diselesaikan oleh Kementerian Perindustrian karena melibatkan banyak sektor dari kementerian, lembaga dan pemda.
Dia mengaku tercengang mendengar permasalah pelik yang dihadapi BIP, saat Direktur Utama Batang Industrial Park, Wihardi Hosen, mengungkap semua permasalahannya di hadapan delegasi Komisi VII yang hadir berkunjung ke BIP.
"Kita di sini sebenarnya shopping permasalahan yang ada. Enggak tahunya kita kaget juga, masalahnya banyak banget. Jadi, pada dasarnya permasalahan-permasalahan, tantangan-tantangan yang dihadapi oleh kawasan industri. Ini menjadi catatan kami dari Komisi VII untuk mencari solusi dari permasalahan yang ada," jelas Evita, pada Kamis (27/11/2025).
Bila dirinci, permasalahan yang dihadapi BIP di antaranya soal kebijakan pemerintah yang kerap berubah-ubah, akses infrastruktur jalan yang tidak memadai, kawasan yang berhimpitan dengan lahan sawah dilindungi (LSD) sampai masalah akses air bersih.
Baca Juga: DPR Pertegas Komitmen Implementasikan Kebijakan Pusat di Wilayah Perbatasan
Semua ini, kata Evita, merupakan masalah yang ada di lingkaran eksekutif. Koordinasi yang lemah antarkementerian/lembaga menjadi sorotan dalam pengembangan BIP.
"Jadi, awal tahun nanti, Komisi VII dalam pembahasan Panja Daya Saing Industri, akan mengundang kementerian dan lintas lembaga terkait untuk duduk bersama mencari solusi permasalahan-permasalahan yang ada. Kalau kita lihat tadi yang disampaikan, permasalahan yang ada sebenarnya enggak ribet-ribet amat tapi memang terlihat tidak ada koordinasi lintas kementerian, juga dari pemerintah pusat dan daerah," jelas politisi PDI Perjuangan tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






