Sukseskan MBG di Kota Bogor, Yayasan Saudagar Mulia Gandeng PT Pangan Indonesia Sehat

AKURAT.CO Sebagai langkah konkret menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Bogor, Yayasan Saudagar Mulia Indonesia selaku mitra resmi Badan Gizi Nasional (BGN) secara resmi menggandeng PT Pangan Indonesia Sehat (PT PIS) untuk mengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik yayasan.
Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian operasional pada Kamis, 22 Januari 2026.
Penandatanganan dilakukan oleh Ketua Yayasan Saudagar Mulia Indonesia, Subhan Murtadla, S.Ag, dan Direktur Utama PT PIS, Nazrulloh, serta disaksikan oleh Sekretaris Yayasan Sukarna, SE., MA, Direktur Operasional PT PIS Yustinus Timor, dan Komisaris PT PIS Baskoro Soenardhi.
Kolaborasi strategis tersebut difokuskan pada pengelolaan lima SPPG yang tersebar di wilayah Bogor Raya, dengan tahap awal operasional dua SPPG di Kota Bogor sebagai prioritas.
Ketua Yayasan Saudagar Mulia Indonesia, Subhan Murtadla, menyampaikan, pemilihan PT PIS sebagai mitra didasarkan pada kebutuhan mendesak akan perbaikan gizi masyarakat Kota Bogor yang harus ditangani secara profesional, namun tetap berlandaskan semangat sosial.
“Yayasan Saudagar Mulia Indonesia ingin berkontribusi nyata dalam menyukseskan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Kota Bogor membutuhkan percepatan. Dengan menggandeng PT Pangan Indonesia Sehat, kami optimistis target Bogor Sehat dan Cerdas dapat tercapai. Ini adalah perpaduan ideal antara aktivisme kerakyatan dan profesionalisme dunia usaha,” ujar Subhan.
Baca Juga: Hansi Flick Harus Dipecat Jika Tidak Bisa Mempersembahkan Gelar Liga Champions untuk Barcelona
Salah satu sorotan dalam kerja sama ini adalah penunjukan Yustinus Timor sebagai Direktur Operasional PT PIS.
Mantan Ketua Bawaslu Kota Bogor sekaligus aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) ini dipercaya menjadi ujung tombak pengelolaan operasional SPPG di lapangan.
Direktur Utama PT PIS, Nazrulloh, menilai pengalaman dan pemahaman Yustinus terhadap karakter sosial dan demografi masyarakat Bogor menjadi nilai tambah penting dalam menyukseskan program MBG.
“Pengalaman Bung Yustinus dalam memahami tipologi masyarakat Bogor akan sangat menentukan keberhasilan pengelolaan SPPG milik Yayasan Saudagar Mulia Indonesia,” tegas Nazrulloh.
Sementara itu, Yustinus Timor menekankan bahwa kerja sama ini memiliki dimensi strategis jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia.
“MBG bukan sekadar membagikan makanan, tetapi rekayasa sosial untuk membangun SDM masa depan. Tugas kami memastikan distribusi gizi berjalan sesuai standar Badan Gizi Nasional dan setiap rupiah anggaran negara benar-benar dikonversi menjadi gizi terbaik bagi anak-anak Bogor,” ujarnya.
Untuk menopang operasional di lapangan, PT PIS memperkuat tata kelola perusahaan melalui manajemen yang profesional dan sistem akuntabilitas keuangan yang ketat di bawah kepemimpinan Direktur Utama Nazrulloh dan pengawasan Komisaris Baskoro Soenardhi.
“Fondasi Kota Bogor yang sehat dan cerdas dimulai dari perbaikan gizi siswa. Tugas kami memastikan mesin manajerial berjalan optimal. Kolaborasi ini adalah formasi terbaik untuk menyukseskan program MBG di Bogor,” pungkas Nazrulloh.
Baca Juga: Sinopsis Escape Plan 2: Hades, Penjara Futuristik yang Penuh Ketegangan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









