Gibran Pastikan Pembangunan IKN Berjalan Sesuai Rencana, Tak Ada Proyek Mangkrak

AKURAT.CO Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan Papua sekaligus memastikan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) berjalan sesuai rencana dan tidak ada proyek yang mangkrak.
“Tidak ada yang mangkrak di IKN. Pembangunannya sudah sesuai dengan timeline yang ada,” tegas Wapres.
Gibran menyampaikan bahwa proyek strategis nasional tersebut telah menunjukkan kemajuan signifikan.
Ia menuturkan, hasil kunjungannya ke IKN pada Desember 2025, yang disusul kunjungan Presiden dua pekan kemudian, memperlihatkan progres pembangunan sesuai rencana.
“Desember 2025 saya ke sana, dua minggu setelahnya Pak Presiden juga ke sana. Progresnya cukup bagus, sesuai timeline semua. Pekerjaan rumah kita sekarang tinggal pembangunan gedung legislatif dan yudikatif,” ujarnya.
Wapres menggambarkan IKN sebagai kota masa depan yang nyaman dan layak huni. Menurutnya, pembangunan IKN bukan sekadar pemindahan pusat pemerintahan, melainkan upaya membangun pola pikir baru.
“Ini kota yang sangat hidup, udaranya bersih, bebas macet, dan insyaallah aman dari bencana. Jadi sangat ideal untuk anak-anak muda. Kita bukan hanya memindahkan kantor, tapi juga membangun mindset yang baru,” katanya.
Seiring berjalannya waktu, Gibran menambahkan, berbagai fasilitas penunjang akan terus berkembang, termasuk kawasan komersial dan pusat aktivitas masyarakat.
Baca Juga: Comeback Fantastis Bungkam Aryna Sabalenka, Elena Rybakina Rengkuh Gelar Australia Terbuka
“Nanti akan muncul bangunan-bangunan komersial seperti supermarket, pusat hiburan, sport center, dan fasilitas lainnya,” ungkapnya.
Menanggapi pertanyaan mahasiswa bernama Dewangga terkait perkembangan pembangunan IKN, Wapres kembali menegaskan bahwa proyek tersebut berjalan sesuai rencana.
Pemerintah saat ini memprioritaskan penyelesaian seluruh fasilitas pemerintahan agar proses pemindahan dapat dilakukan tepat waktu.
“Sekarang kita fokus mengejar pembangunan gedung DPR dan lembaga yudikatif seperti Mahkamah Agung, Mahkamah Konstitusi, dan lainnya,” ujarnya.
Gibran menyatakan optimisme bahwa seluruh infrastruktur utama IKN dapat diselesaikan pada 2028.
“Kita doakan yang terbaik. Nanti 2028 selesai semua dan kita bisa pindah ke sana. Mungkin mulai 2029 dan seterusnya, seluruh kegiatan pemerintahan sudah efektif dilakukan di IKN,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








