Urai Kepadatan Mudik, DPRD Jakarta Dorong WFA Saat Lebaran

AKURAT.CO DPRD Jakarta mendorong penuh penerapan skema Work From Anywhere (WFA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non-ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta, saat periode Idul Fitri 1447 Hijriah.
Ketua DPRD Jakarta, Khoirudin, menegaskan kebijakan ini menjadi langkah strategis untuk mengantisipasi lonjakan pergerakan warga menjelang Lebaran. Menurut dia, pola kerja fleksibel yang dikombinasikan dengan cuti bersama dan libur akhir pekan akan membuat arus mudik lebih tersebar.
"Tujuannya mengurangi kepadatan arus mudik, sekaligus memberi kesempatan kepada masyarakat menikmati momentum Lebaran bersama keluarga," kata Khoirudin kepada wartawan, dikutip Kamis (26/2/2026).
Baca Juga: Pramono Bakal Terapkan WFA Saat Lebaran: Tapi Jangan Sampai Layanan Terganggu
Dia menjelaskan, kebijakan itu mengacu pada Surat Edaran Menteri PANRB Nomor 2 Tahun 2026 yang diperkuat dengan SKB Tiga Menteri. Regulasi tersebut memberi kepastian hukum sekaligus ruang fleksibilitas bagi pemerintah daerah, dalam mengatur ritme kerja ASN.
Pengaturan ini memungkinkan masyarakat memulai perjalanan lebih awal tanpa harus menunggu cuti bersama resmi. Jika dihitung sejak akhir pekan sebelum masa WFA, warga bisa menikmati libur panjang mulai Minggu, 15 Maret hingga Selasa, 24 Maret 2026.
"Dengan jadwal itu, pekerja punya waktu lebih fleksibel untuk mudik dan tidak perlu terburu-buru kembali ke Jakarta," kata Ketua Komisi A DPRD Jakarta, Inggard Joshua.
Baca Juga: WFA Lebaran 2026 Berlaku 5 Hari, Ini Jadwal Resmi dan Aturannya
Sekretaris Komisi A DPRD Jakarta, Mujiyono, menilai kebijakan tersebut juga berdampak pada pemerataan arus perjalanan. Dia berharap kepadatan tidak lagi terpusat pada satu atau dua hari puncak.
Meski mendukung penuh skema WFA, DPRD mengingatkan agar pelayanan publik tetap berjalan optimal. Mujiyono menegaskan fleksibilitas kerja tidak boleh menurunkan kualitas layanan kepada masyarakat.
"Pelayanan harus tetap menjadi prioritas. Jangan sampai pelayanan di lapangan terganggu," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






