Akurat
Pemprov Sumsel

Suara Lantang dari Pelosok NTB: Siswa SD Tagih Program MBG ke Presiden

Moehamad Dheny Permana | 17 Maret 2026, 12:42 WIB
Suara Lantang dari Pelosok NTB: Siswa SD Tagih Program MBG ke Presiden
Siswa-siswi SD Rentung, Praya Barat Daya, Lombok Tengah, NTB, menagih program MBG ke Presiden Prabowo Subianto. (Bakom RI)

AKURAT.CO Suara lantang penuh semangat terdengar dari siswa-siswi SD Rentung yang secara langsung menyampaikan pesan kepada Presiden RI Prabowo Subianto.

Mereka meminta keadilan karena belum merasakan manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Aksi tersebut berlangsung di Desa Montong Ajan, Kecamatan Praya Barat Daya, dan menjadi perhatian publik setelah videonya viral di media sosial TikTok melalui akun @hadynfc.

Dalam video tersebut, para siswa menyampaikan bahwa program MBG yang telah berjalan lebih dari satu tahun belum juga menjangkau sekolah mereka di wilayah pelosok.

“Lapor Pak Prabowo, kami minta keadilan. MBG sudah berjalan satu tahun lebih tapi kami belum dapat,” ujar seorang siswi, diikuti seruan dukungan dari teman-temannya.

Bagi anak-anak di sekolah tersebut, program makan bergizi bukan sekadar bantuan, melainkan bentuk perhatian negara terhadap generasi muda, termasuk mereka yang tinggal jauh dari pusat kota.

Salah satu siswa bahkan mempertanyakan ketimpangan akses yang mereka rasakan.

“Apakah karena kami anak kampung yang tinggal di pelosok negeri sehingga tidak penting untuk mendapatkan MBG? Negeri ini tidak adil kepada kami,” ucapnya.

Baca Juga: Efisiensi di Tengah Krisis, Wacana Prabowo Pangkas Gaji Pejabat Tuai Apresiasi

Siswa lainnya menegaskan bahwa mereka memiliki hak yang sama dengan anak-anak di daerah lain di Indonesia untuk mendapatkan program tersebut.

“Bagaimanapun kami anak bangsa yang punya hak yang sama,” katanya.

Para siswa berharap pemerintah segera memastikan pemerataan program MBG hingga ke wilayah terpencil, agar seluruh anak Indonesia dapat merasakan manfaat yang sama tanpa terkecuali.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.