Akurat
Pemprov Sumsel

Gubernur Kalsel: Idulfitri Jadi Momentum Perkuat Ibadah dan Sikapi Perbedaan dengan Bijak

Saeful Anwar | 22 Maret 2026, 15:36 WIB
Gubernur Kalsel: Idulfitri Jadi Momentum Perkuat Ibadah dan Sikapi Perbedaan dengan Bijak
Gubernur Kalsel, Muhidin.

AKURAT.CO Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Muhidin, menyampaikan, perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di wilayahnya berlangsung khidmat dan penuh antusiasme masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya usai melaksanakan Salat Idulfitri di Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Sabtu (21/3/2026).

Dalam kesempatan itu, Muhidin hadir didampingi Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman, Sekretaris Daerah Kalsel Muhammad Syarifuddin, serta Kepala Kanwil Kementerian Agama Kalsel Muhammad Tambrin.

Ia mengungkapkan, pelaksanaan Salat Idulfitri tahun ini dihadiri jamaah dalam jumlah besar hingga hampir memenuhi seluruh area masjid.

“Antusiasme masyarakat luar biasa, hampir seluruh area masjid dipadati jamaah,” ujarnya.

Muhidin juga mengapresiasi kualitas imam dalam memimpin salat yang dinilainya mampu menambah kekhusyukan ibadah.

Menurutnya, hal tersebut menjadi pengingat bagi umat Islam untuk terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

“Ini mengingatkan kita bahwa masih banyak kekurangan dan dosa. Mudah-mudahan setelah Ramadan, kita bisa terus meningkatkan ibadah dan mengakhiri hidup dalam keadaan baik,” katanya.

Baca Juga: Banjir di Cibubur Saat Lebaran Jadi Sorotan, FAKTA Indonesia Singgung Kerusakan Drainase

Lebih lanjut, Muhidin menyoroti adanya perbedaan penetapan Hari Raya Idulfitri di tengah masyarakat.

Ia menilai perbedaan tersebut merupakan hal yang wajar dan kerap terjadi, baik di Indonesia maupun di berbagai negara.

“Perbedaan itu biasa, ada yang menggunakan rukyatul hilal, ada juga metode lain. Yang terpenting masyarakat meyakini pedoman yang diikuti,” jelasnya.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk tidak memperdebatkan perbedaan tersebut dan tetap menjaga kerukunan.

“Silakan merayakan sesuai keyakinan masing-masing. Tidak perlu dipersoalkan, karena perbedaan adalah hal yang wajar,” tegasnya.

Muhidin berharap momentum Idulfitri dapat menjadi ajang untuk mempererat persaudaraan serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.