Warga Nglembu Bersyukur, Jembatan Gantung Penghubung Sambi–Simo Akhirnya Dibangun

AKURAT.CO Warga Desa Nglembu, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali, menyambut bahagia pembangunan jembatan gantung permanen yang selama ini telah lama dinantikan.
Jembatan yang sebelumnya hanya berbahan bambu itu menjadi akses vital bagi aktivitas sehari-hari masyarakat.
Kepala Desa Nglembu, Sri Raharjo, mengungkapkan bahwa usulan pembangunan jembatan sejatinya telah diajukan sejak lebih dari 20 tahun lalu.
Namun, realisasinya baru terwujud melalui program strategis “Jembatan Merah Putih” yang digagas Presiden RI, Prabowo Subianto.
“Hampir 20 tahun lebih pengajuan. Dulu kami diminta fokus pelebaran jalan. Jalan sudah dilebarkan, tetapi bantuan jembatan belum terealisasi,” ujarnya, dikutip Minggu (12/4/2026).
Selama bertahun-tahun, warga harus bergotong royong memperbaiki jembatan bambu yang mudah rusak. Bahkan, jembatan tersebut sempat hanyut akibat banjir.
“Dulu jembatannya dari bambu, dan sekarang sudah hanyut karena banjir,” jelas Sri.
Padahal, jembatan tersebut memiliki peran penting sebagai penghubung menuju fasilitas umum seperti pasar, puskesmas, dan sekolah di Kecamatan Simo.
Baca Juga: Buka Musda Golkar Sulut, Bahlil Ajak Kader Bersatu: Jangan Ada Kubu Sana, Kubu Sini
Karena itu, pembangunan jembatan permanen disambut dengan penuh rasa syukur oleh masyarakat.
“Warga sangat senang dan bersyukur akhirnya mendapat bantuan jembatan gantung,” tambahnya.
Hal senada disampaikan anggota Babinsa Desa Nglembu yang menilai pembangunan jembatan ini memiliki nilai strategis karena menghubungkan dua kecamatan, yakni Sambi dan Simo.
“Manfaatnya sangat besar, terutama untuk anak sekolah, pedagang, hingga kegiatan keagamaan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyebut proses pembangunan terus dikebut agar jembatan dapat segera digunakan oleh warga.
“Saat ini masih dalam tahap pengerjaan, tetapi akan terus dipercepat. Kami juga terus memberi motivasi kepada masyarakat agar mendukung proses ini,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini







