Akurat
Pemprov Sumsel

Wagub Sumsel Paparkan Pertumbuhan Ekonomi, Dorong Mahasiswa Jadi Wirausaha Muda

Saeful Anwar | 16 April 2026, 21:34 WIB
Wagub Sumsel Paparkan Pertumbuhan Ekonomi, Dorong Mahasiswa Jadi Wirausaha Muda
Wagub Sumsel, Cik Ujang, saat menghadiri Kuliah umum bertema “Empowering Growth: Young Entrepreneurs for a Better Future” tersebut digelar di Gedung Fasilkom Lantai 7 Kampus Bukit Besar dan dihadiri ratusan mahasiswa.

AKURAT.CO Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Cik Ujang, memaparkan capaian pertumbuhan ekonomi daerah di hadapan Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti Widya Putri, dalam kuliah umum di Universitas Sriwijaya (Unsri), Kamis (16/4/2026).

Kuliah umum bertema “Empowering Growth: Young Entrepreneurs for a Better Future” tersebut digelar di Gedung Fasilkom Lantai 7 Kampus Bukit Besar dan dihadiri ratusan mahasiswa.

Dalam paparannya, Cik Ujang menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan menunjukkan tren positif.

Hal ini tercermin dari peningkatan nilai ekspor daerah yang telah mencapai miliaran dolar AS, menandakan daya saing produk lokal yang semakin kuat di pasar global.

“Pertumbuhan ini tidak lepas dari kontribusi sektor perdagangan yang terus berkembang, didukung ratusan pusat perdagangan serta meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mendorong mahasiswa untuk berani memulai usaha sejak dini, meski dari skala kecil.

Menurutnya, konsistensi dan inovasi menjadi kunci dalam membangun usaha yang berkelanjutan.

“Jangan takut memulai dari bawah. Banyak pengusaha sukses berawal dari usaha kecil. Yang penting berani, konsisten, dan terus berinovasi,” katanya.

Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam mencetak wirausaha muda, termasuk melalui target melahirkan 100 ribu “Sultan Muda”.

Baca Juga: Gubernur Sumsel Herman Deru Dorong AFI Cetak “Sultan Muda” Lewat Bisnis Waralaba

Sementara itu, Dyah Roro Esti menekankan pentingnya peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai tulang punggung perekonomian nasional, dengan kontribusi lebih dari 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

“Kami ingin mendorong semakin banyak anak muda menjadi pelaku usaha, termasuk di sektor waralaba. Kementerian Perdagangan memiliki berbagai program untuk mendukung hal tersebut,” jelasnya.

Ia juga memperkenalkan program Kampus Preneur sebagai upaya meningkatkan produktivitas generasi muda dalam memanfaatkan bonus demografi Indonesia.

Di sisi lain, Wakil Rektor I Unsri, Rujito Agus Suwignyo, menegaskan pentingnya keberanian, inovasi, serta kemampuan adaptasi bagi mahasiswa dalam menghadapi dinamika ekonomi global.

Menurutnya, Unsri terus membangun ekosistem kewirausahaan melalui berbagai program, seperti inkubasi bisnis dan kolaborasi dengan dunia industri.

Kuliah umum ini diharapkan mampu menginspirasi mahasiswa untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak dini, sehingga dapat menciptakan lapangan kerja dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.