Nihi Rote dan Hospitality Academy, Membangun Harapan dan Kesejahteraan dari Ujung Selatan Indonesia

AKURAT.CO Yayasan Kesejahteraan Rote Peduli diluncurkan, bersamaan pembukaan Nihi Rote dan Rote Hospitality Academy, yang menjadi sebuah langkah besar menuju kesejahteraan masyarakat lokal.
Hal ini menjadi simbol nyata bagaimana investasi dapat berjalan beriringan dengan kepedulian sosial dan pelestarian lingkungan di Pantai Bo'a, Kabupaten Rote, Nusa Tenggara Timur.
Founder dan Presiden Komisaris PT Bo'a Development, Panji Adhikumoro Soeharto, menjelaskan, di balik kemegahan resor yang kini berdiri, tersimpan perjalanan panjang penuh visi.
Lebih dari sekadar destinasi wisata, Nihi Rote hadir sebagai ruang tumbuh bagi masyarakat.
Melalui Rote Hospitality Academy, generasi muda setempat mendapatkan akses pendidikan dan pelatihan kerja secara gratis.
Program ini tidak hanya berfokus pada industri perhotelan tetapi juga telah melahirkan sejumlah tenaga ahli lainnya yang siap mengabdi di daerahnya.
Baca Juga: Gibran Tinjau NTT Mart, Dorong Hilirisasi dan Akses Pasar Produk Lokal
"Kami berkomitmen kuat untuk melestarikan keaslian budaya lokal dan memberdayakan generasi muda melalui pelatihan kerja gratis," kata Panji, dalam keterangannya, Selasa (21/4/2026).
"Resor ini adalah rumah. Bukan hanya untuk tamu tetapi juga untuk masa depan yang lebih baik bagi komunitas flora dan fauna di pulau ini," tambahnya.
Komitmen tersebut juga diperkuat dengan peluncuran Yayasan Kesejahteraan Rote Peduli yang menjadi payung berbagai inisiatif sosial, mulai dari pendidikan hingga konservasi satwa. Termasuk perlindungan kura-kura leher ular yang terancam punah.
Panji mengenang awal mula penemuan lokasi tersebut lebih dari satu dekade lalu.
"Sejak pertama kali kami melihat tanah ini 15 tahun lalu, kami tahu bahwa kami telah menemukan sesuatu yang benar-benar istimewa," ujarnya.
Menurut Panji, sejak 2011 dirinya diajak menjelajahi Rote hingga akhirnya tiba di Pantai Bo'a. Yang saat itu masih alami dan belum tersentuh pembangunan.
Baca Juga: Gibran Dorong Persatuan dan Wisata Rohani di NTT, Soroti Potensi Ekonomi Daerah
"Dari kekaguman itulah lahir mimpi besar yakni membangun salah satu resor terbaik di dunia, tanpa mengorbankan alam dan masyarakat sekitar. Sejak pembangunan dimulai pada 2012, kawasan yang semula gersang kini bertransformasi menjadi ekosistem hijau. Dengan lebih dari 1,6 juta tanaman ditanam dan pengembangan nursery yang kini menjadi salah satu yang terbesar di NTT," terangnya.
Peresmian juga dihadiri Ketua Komisi IV DPR, Titiek Soeharto, yang didapuk untuk menandatangani prasasti.
"Sungguh sebuah kebanggaan saya bisa hadir di sini, menyaksikan sebuah resor yang luar biasa indah ini. Saya mengapresiasi dengan adanya hospitality academy ini. Semoga bisa menghasilkan dan meluluskan putra-putri daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Semoga Pulau Rote semakin dikenal di dunia internasional," jelasnya.
Lebih dari sekadar pembangunan fisik, Nihi Rote dan Rote Hospitality Academy menjadi contoh bagaimana sebuah pulau dapat dibangun dengan pendekatan berkelanjutan dan berorientasi pada manusia.
Harapannya, inisiatif ini mampu menjadi katalis perubahan, membuka peluang, dan menghadirkan masa depan yang lebih sejahtera bagi masyarakat Rote dan sekitarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.






