Akurat
Pemprov Sumsel

Gubernur Herman Deru Soroti Peran Strategis Petani dalam Pelantikan DPD HKTI Sumsel

Saeful Anwar | 23 April 2026, 22:16 WIB
Gubernur Herman Deru Soroti Peran Strategis Petani dalam Pelantikan DPD HKTI Sumsel
Gubernur Sumsel, Herman Deru.

AKURAT.CO Wakil Menteri Pertanian RI sekaligus Ketua Umum DPN HKTI, Sudaryono, melantik Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Sumatera Selatan periode 2026–2031.

Pelantikan berlangsung di Lapangan Sidomakmur, Kecamatan Belitang III, Kabupaten OKU Timur, Kamis (23/4/2026), dan dihadiri Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru.

Dalam sambutannya, Sudaryono mengaku bangga dapat hadir langsung di Sumatera Selatan yang dinilainya memiliki capaian signifikan di sektor pertanian.

Ia bahkan menyebut kunjungannya ke wilayah tersebut lebih sering dibandingkan ke kampung halamannya sendiri.

“Hari ini menjadi kebanggaan bagi saya, karena di tempat ini juga pernah hadir Presiden Soeharto untuk panen raya,” ujarnya.

Sudaryono juga memuji kepemimpinan Herman Deru yang dinilai mampu membangun daerah hingga ke pelosok desa, tanpa kehilangan kedekatan dengan pemerintah pusat.

“Pak Herman Deru ini dekat dengan elit di pusat, tetapi tetap kembali ke desa dan membangun desa. Ini luar biasa,” katanya.

Ia menegaskan, sektor pertanian memiliki keunggulan strategis karena mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar serta tidak menuntut keahlian khusus.

Baca Juga: Cara Membangun Kebiasaan Positif dalam 21 Hari bagi Pemula

Hal ini dinilai relevan dengan kondisi Indonesia yang memiliki lahan subur dan sumber daya manusia yang kuat di sektor pertanian.

Sudaryono juga memaparkan program utama Presiden Prabowo Subianto di sektor pangan, yakni mewujudkan swasembada pangan guna mengurangi ketergantungan impor.

Menurutnya, pada 2025 Indonesia tidak lagi mengimpor beras, didukung kebijakan seperti penetapan harga pembelian pemerintah (HPP) gabah kering sebesar Rp6.500.

Selain itu, ia mengapresiasi capaian Sumatera Selatan yang menunjukkan tren positif, mulai dari peningkatan kualitas gabah, ketersediaan pupuk, hingga penurunan angka kemiskinan.

Provinsi ini pun disebut sebagai salah satu lumbung pangan nasional.

Sudaryono menekankan bahwa HKTI harus memperkuat struktur organisasi hingga tingkat desa agar mampu memberikan manfaat nyata bagi petani sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah di berbagai tingkatan.

Sementara itu, Herman Deru menyambut baik pelantikan tersebut dan mengaku memiliki kedekatan emosional dengan HKTI sejak kecil.

“Hari ini kita seperti hidup kembali. HKTI yang sempat tidak diperbincangkan, kini hadir kembali sebagai wadah bagi petani,” ujarnya.

Ia juga meminta bupati dan wali kota menjadikan HKTI sebagai mitra strategis yang berjalan seiring dengan dinas pertanian di daerah masing-masing.

“Petani adalah andalan kita, karena sebagian besar masyarakat Sumsel berprofesi sebagai petani. Prestasi kita juga meningkat, dari peringkat delapan menjadi lima, bahkan kini masuk tiga besar nasional,” katanya.

Herman Deru optimistis keberadaan HKTI akan semakin mendorong produktivitas pertanian, terutama dalam menghadapi tantangan perubahan iklim seperti El Nino.

“Saya harap HKTI segera turun ke lapangan, membimbing petani agar produksi terus meningkat. Tantangan ke depan tidak mudah, tetapi bisa diatasi dengan ilmu dan kerja nyata,” tambahnya.

Baca Juga: Tenggorokan Sakit Saat Menelan? Ini Penyebab Sebenarnya

Ketua HKTI Sumsel, Budiarto Marsul, menambahkan bahwa struktur kepengurusan HKTI di Sumsel telah terbentuk hingga tingkat kabupaten/kota.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Herman Deru atas perhatian terhadap sektor pertanian.

Ke depan, HKTI berkomitmen menjadi wadah bagi petani sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan mereka.

“Kami akan bekerja maksimal memperjuangkan program Presiden dan Menteri Pertanian, serta menjadikan Sumsel sebagai penyumbang utama pangan nasional,” tandasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.