Akurat Logo

PLN UID Jakarta Raya Beri Edukasi Ibu PKK Soal Pemanfaatan Listrik Bijak dan Efisien

Okto Rizki Alpino | 27 April 2026, 19:54 WIB
PLN UID Jakarta Raya Beri Edukasi Ibu PKK Soal Pemanfaatan Listrik Bijak dan Efisien
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, dalam acara peringatan Hari Kartini di TP PKK DKI Jakarta, Jakarta Selatan, Senin (27/4/2026). (Akurat.co/Okto Rizki Alpino)

AKURAT.CO Dalam rangka memperingati Hari Kartini, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya menggelar Talkshow Kartini Smart Energy Class (Kartini Energi), untuk menyoroti peran strategis perempuan, khususnya ibu rumah tangga dalam pengelolaan energi.

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi mengenai pemanfaatan listrik secara bijak dan efisien.

"Alhamdulillah, hari ini PLN UID Jakarta Raya dapat berpartisipasi bersama PKK Provinsi Jakarta dalam rangka acara Kartinian melalui Energy Class E," ujar Andy, di TP PKK Jakarta, Jakarta Selatan, Senin (27/4/2026).

Baca Juga: AEML Apresiasi SE Mendagri Soal Insentif Pajak Kendaraan Listrik, Dorong Investasi dan Percepat Elektrifikasi

Dia menjelaskan, listrik tidak hanya berfungsi sebagai penerangan, tetapi juga menjadi pendorong utama aktivitas ekonomi dan kehidupan modern.

"Kegiatan ini bertujuan menjelaskan berbagai sumber dan kegunaan listrik, yang tidak hanya untuk penerangan, tetapi juga sangat berperan dalam mendukung perekonomian dan kehidupan saat ini," katanya.

Andy menekankan pentingnya peran ibu dalam mengatur konsumsi listrik di rumah. Menurutnya, ibu rumah tangga memiliki kendali besar dalam pengelolaan anggaran keluarga, sehingga perlu menyesuaikan penggunaan energi dengan kebutuhan.

"Peran ibu dalam rumah tangga, khususnya terkait kelistrikan, sangat penting. Ibu memiliki peran besar dalam mengatur keuangan keluarga," ucapnya.

Dia juga mendorong penggunaan energi secara bijak, termasuk memprioritaskan kebutuhan utama seperti penerangan dan internet. Oleh karena itu, ibu-ibu diharapkan dapat bijak menyesuaikan kebutuhan dengan kondisi masing-masing, termasuk dalam penggunaan listrik.

PLN turut mendorong masyarakat beralih ke energi yang lebih efisien, seperti penggunaan kompor listrik ketika harga gas meningkat serta pemanfaatan peralatan rumah tangga hemat energi.

Baca Juga: Target Dedieselisasi Perlu Diperluas ke Pembangkit Listrik Energi Fosil Lain

"Misalnya, penggunaan listrik untuk kebutuhan penting seperti penerangan dan wifi, serta mempertimbangkan penggunaan kompor listrik ketika harga gas meningkat," jelasnya.

Selain itu, diperkenalkan konsep electrifying lifestyle, yaitu gaya hidup yang beralih dari manual menjadi berbasis listrik. Pada kesempatan ini, PLN juga mensosialisasikan aplikasi PLN Mobile sebagai layanan digital terpadu.

"Aplikasi PLN Mobile telah diunduh oleh hampir 80 ribu pengguna dan satu nomor telepon dapat digunakan hingga lima ID pelanggan," katanya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.