PLN UID Jakarta Raya Beri Edukasi Ibu PKK Soal Pemanfaatan Listrik Bijak dan Efisien

AKURAT.CO Dalam rangka memperingati Hari Kartini, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya menggelar Talkshow Kartini Smart Energy Class (Kartini Energi), untuk menyoroti peran strategis perempuan, khususnya ibu rumah tangga dalam pengelolaan energi.
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi mengenai pemanfaatan listrik secara bijak dan efisien.
"Alhamdulillah, hari ini PLN UID Jakarta Raya dapat berpartisipasi bersama PKK Provinsi Jakarta dalam rangka acara Kartinian melalui Energy Class E," ujar Andy, di TP PKK Jakarta, Jakarta Selatan, Senin (27/4/2026).
Dia menjelaskan, listrik tidak hanya berfungsi sebagai penerangan, tetapi juga menjadi pendorong utama aktivitas ekonomi dan kehidupan modern.
"Kegiatan ini bertujuan menjelaskan berbagai sumber dan kegunaan listrik, yang tidak hanya untuk penerangan, tetapi juga sangat berperan dalam mendukung perekonomian dan kehidupan saat ini," katanya.
Andy menekankan pentingnya peran ibu dalam mengatur konsumsi listrik di rumah. Menurutnya, ibu rumah tangga memiliki kendali besar dalam pengelolaan anggaran keluarga, sehingga perlu menyesuaikan penggunaan energi dengan kebutuhan.
"Peran ibu dalam rumah tangga, khususnya terkait kelistrikan, sangat penting. Ibu memiliki peran besar dalam mengatur keuangan keluarga," ucapnya.
Dia juga mendorong penggunaan energi secara bijak, termasuk memprioritaskan kebutuhan utama seperti penerangan dan internet. Oleh karena itu, ibu-ibu diharapkan dapat bijak menyesuaikan kebutuhan dengan kondisi masing-masing, termasuk dalam penggunaan listrik.
PLN turut mendorong masyarakat beralih ke energi yang lebih efisien, seperti penggunaan kompor listrik ketika harga gas meningkat serta pemanfaatan peralatan rumah tangga hemat energi.
Baca Juga: Target Dedieselisasi Perlu Diperluas ke Pembangkit Listrik Energi Fosil Lain
"Misalnya, penggunaan listrik untuk kebutuhan penting seperti penerangan dan wifi, serta mempertimbangkan penggunaan kompor listrik ketika harga gas meningkat," jelasnya.
Selain itu, diperkenalkan konsep electrifying lifestyle, yaitu gaya hidup yang beralih dari manual menjadi berbasis listrik. Pada kesempatan ini, PLN juga mensosialisasikan aplikasi PLN Mobile sebagai layanan digital terpadu.
"Aplikasi PLN Mobile telah diunduh oleh hampir 80 ribu pengguna dan satu nomor telepon dapat digunakan hingga lima ID pelanggan," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal



