Akurat Logo

Rano Karno: Pendidikan Harus Jadi Jembatan, Bukan Tembok Penghalang

Okto Rizki Alpino | 4 Mei 2026, 14:38 WIB
Rano Karno: Pendidikan Harus Jadi Jembatan, Bukan Tembok Penghalang
Wagub Jakarta, Rano Karno, dalam Peringatan Hari Pendidikan Nasional, Senin (4/5/2026). Foto: Diskominfotik Provinsi Jakarta

AKURAT.CO Pendidikan harus menjadi jembatan yang membuka peluang, bukan penghalang bagi masyarakat.

Demikian disampaikan Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, dalam upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Balai Kota Jakarta, Senin (4/5/2026).

"Pendidikan harus menjadi jembatan, bukan tembok. Pendidikan harus menjadi pintu, bukan pagar," ujarnya.

Rano Karno menjelaskan, Pemerintah Provinsi Jakarta terus berupaya memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam mengakses pendidikan akibat kendala biaya, ijazah, akses maupun dampak bencana.

Sebagai langkah konkret, Pemprov Jakarta menjalankan sejumlah program. Salah satunya pemutihan ijazah bagi pelajar kurang mampu dari berbagai jenjang, mulai SD hingga PKBM. Program ini ditujukan untuk membuka kembali akses pendidikan dan kesempatan kerja bagi warga.

Baca Juga: Momentum Hardiknas 2026, Kemenkes Dorong Integrasi Layanan Psikososial di Sekolah

Melalui kerja sama dengan Baznas Bazis Jakarta, pada tahap awal 2026, sebanyak 2.026 peserta didik akan menerima ijazah mereka.

Dalam kesempatan ini Pemprov Jakarta juga melepas 561 alumni SMK untuk bekerja di Jepang, Malaysia, dan Jerman.

Rano Karno berharap para lulusan yang bekerja di luar negeri mampu membawa keterampilan, disiplin, serta nama baik Jakarta dan Indonesia di kancah internasional.

Menurutnya, pendidikan merupakan proses panjang untuk memerdekakan manusia. Sejalan dengan nilai-nilai yang diwariskan Ki Hajar Dewantara.

Prinsip pendidikan seperti "Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani" harus terus menjadi pedoman dalam membangun sistem pendidikan yang inklusif.

Baca Juga: Hardiknas 2026, Sekolah Rakyat Jadi Solusi Atasi Anak Putus Sekolah dan Kesenjangan Pendidikan

"Setiap murid yang berhasil bangkit dan menemukan arah hidup, setiap keluarga yang masa depannya berubah karena pendidikan, di sana ada jejak sunyi seorang guru," jelas Rano Karno.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.