Wagub Sumsel Cik Ujang Tanam Pohon di SMAN 1 Lubuklinggau, Dorong Sekolah Hijau dan Pendidikan Berkualitas

AKURAT.CO Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Cik Ujang melakukan kunjungan silaturahmi ke SMA Negeri 1 Lubuklinggau, Jumat (8/5/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Cik Ujang bersama Wali Kota Lubuklinggau Rachmat Hidayat menanam pohon alpukat di halaman sekolah sebagai simbol dukungan terhadap program sekolah hijau.
Menurut Cik Ujang, keberadaan lingkungan sekolah yang hijau, teduh, dan asri menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana belajar yang nyaman bagi para siswa.
“Ini menjadi pertanda bahwa kita mendorong agar setiap sekolah menjadi hijau, teduh, dan rindang. Nantinya sekolah hijau ini akan menjadi kebanggaan kita bersama,” ujar Cik Ujang.
Ia mengaku sengaja hadir untuk melihat langsung kondisi sekolah sekaligus bertemu dengan para siswa sebagai generasi penerus bangsa.
“Saya sengaja hadir di sini untuk melihat pembangunan sekolah dan bertemu anak-anak sekalian. Karena anak-anak inilah penerus masa depan Lubuklinggau, Sumatera Selatan, dan Republik Indonesia,” katanya.
Cik Ujang menegaskan bahwa kemajuan pendidikan membutuhkan sinergi antara Pemerintah Provinsi Sumsel dengan pemerintah kabupaten dan kota.
“Supaya pembangunan berjalan lancar harus ada kerja sama antara Pemprov dengan pemerintah kota maupun kabupaten yang ada di Sumatera Selatan,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengapresiasi SMA Negeri 1 Lubuklinggau yang dinilai berhasil mencetak siswa berprestasi hingga tingkat nasional.
Selain itu, Cik Ujang turut memuji kontribusi para alumni yang membantu pembangunan fasilitas sekolah, termasuk musala dan sarana pendukung lainnya.
Baca Juga: Gubernur Herman Deru dan Wagub Cik Ujang Resmikan 17 Jembatan di Sumsel
“Biasanya alumni yang sudah berhasil akan mengingat sekolah tempat mereka dulu belajar. Ini sangat baik untuk membantu pembangunan sekolah,” ujarnya.
Cik Ujang juga mengenang kedekatannya dengan Kota Lubuklinggau sejak masa muda saat mengikuti kegiatan motor cross di daerah tersebut.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Wali Kota, kepala sekolah, para guru, dan seluruh siswa yang telah menyambut kami dengan sangat baik,” ucapnya.
Sementara itu, Wali Kota Lubuklinggau Rachmat Hidayat mengatakan SMA Negeri 1 Lubuklinggau layak menjadi contoh sekolah hijau karena memiliki lingkungan yang asri dan nyaman untuk kegiatan belajar mengajar.
Menurutnya, lingkungan sekolah yang hijau dapat membantu menciptakan suasana belajar yang lebih baik sekaligus menanamkan kesadaran menjaga lingkungan kepada para siswa.
“Sekolah ini bisa menjadi contoh sekolah hijau karena pohon-pohonnya masih banyak dan lingkungannya sangat asri. Ini penting untuk melestarikan lingkungan sekaligus menciptakan suasana belajar yang nyaman bagi siswa,” kata Rachmat.
Ia berharap SMA Negeri 1 Lubuklinggau maupun sekolah lainnya di Kota Lubuklinggau dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga kelestarian lingkungan sekolah sekaligus melahirkan generasi berprestasi.
“Kami berharap sekolah ini dapat menjadi role model sekolah hijau dan terus melahirkan generasi berprestasi bagi Kota Lubuklinggau dan Sumatera Selatan,” ujarnya.
Rachmat juga berharap kehadiran Wakil Gubernur Sumsel dapat mendukung percepatan pembangunan sektor pendidikan di Lubuklinggau, khususnya pembangunan infrastruktur pendidikan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Sumsel.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Sumsel MF Ridho, Tamtama, serta jajaran Pemerintah Kota Lubuklinggau.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









