Kemendagri: Otsus Papua Harus Fokus Tingkatkan Kesejahteraan OAP

AKURAT.CO Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menegaskan pelaksanaan Otonomi Khusus (Otsus) Papua harus difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dan peningkatan kesejahteraan Orang Asli Papua (OAP).
Staf Khusus Menteri Dalam Negeri Bidang Pemerintahan Desa dan Pembangunan Perbatasan, Hoiruddin Hasibuan, meminta pemerintah daerah di Tanah Papua memastikan program pembangunan berjalan tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.
Menurutnya, forum tersebut menjadi wadah strategis untuk memperkuat koordinasi dan menyamakan persepsi antarpemangku kepentingan dalam mengawal implementasi Otsus Papua.
“Forum koordinasi strategis ini merupakan wujud komitmen bersama untuk memperkuat koordinasi, menyamakan persepsi, serta membahas isu-isu strategis dan aktual terkait implementasi otonomi khusus Papua,” ujarnya, Rabu (13/5/2026).
Hoiruddin menegaskan, Otsus Papua merupakan instrumen strategis untuk memberikan afirmasi, perlindungan, dan pemberdayaan bagi Orang Asli Papua.
Baca Juga: DPR Minta Masyarakat Tak Takut Berikan Data ke BPS demi Kebijakan Tepat Sasaran
Namun, ia mengakui pembangunan di Papua masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kondisi geografis, keterisolasian wilayah, hingga keterbatasan akses pelayanan dasar.
“Masih terdapat persoalan kemiskinan, pemerataan, dan keterbatasan akses pelayanan dasar yang menjadi pekerjaan rumah dan perhatian kita bersama,” katanya.
Karena itu, ia meminta pemerintah daerah lebih cermat menentukan prioritas pembangunan, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
Menurutnya, setiap program dan penganggaran harus benar-benar difokuskan pada kebutuhan riil masyarakat agar memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan OAP.
Selain itu, Hoiruddin juga menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang baik dalam pelaksanaan Otsus Papua.
Ia menilai pengelolaan dana Otsus harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.
“Pengelolaan sumber daya, termasuk dana Otonomi Khusus harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran,” tegasnya.
Ia pun mengajak seluruh unsur pemerintah daerah di Tanah Papua untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi demi mendukung keberhasilan implementasi Otsus Papua dan mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK










