Kemlu Pastikan 4 WNI Kru Kapal Dibajak di Somalia dalam Kondisi Sehat

AKURAT.CO Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan empat warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi kru kapal tanker MT Honour 25 yang dibajak di perairan Somalia berada dalam kondisi sehat.
Pemerintah juga memastikan kebutuhan logistik para kru tetap terpenuhi dan hak finansial mereka masih dibayarkan selama proses negosiasi berlangsung.
Juru Bicara II Kemlu RI, Vahd Nabyl, mengatakan, pemerintah terus melakukan koordinasi intensif lintas kementerian, perwakilan RI di luar negeri, serta otoritas terkait untuk menangani kasus pembajakan tersebut.
“Menindaklanjuti perkembangan yang telah disampaikan pada 30 April 2026, Kementerian Luar Negeri dan Perwakilan RI terus melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak di dalam dan luar negeri untuk menindaklanjuti kasus pembajakan kapal MT Honour 25,” kata Vahd dalam keterangan resmi, Senin (18/5/2026).
Menurut Vahd, berdasarkan informasi yang diperoleh dari berbagai sumber, kondisi para kru WNI sejauh ini terpantau baik meski masih berada dalam situasi penyanderaan.
“Berdasarkan informasi yang diperoleh dari berbagai sumber, dapat kami sampaikan bahwa kondisi kru WNI tersebut dalam keadaan sehat, kebutuhan logistik mereka terpenuhi, dan gaji mereka tetap dibayarkan,” ujarnya.
Kemlu bersama Kementerian Perhubungan juga terus berkomunikasi dengan keluarga para kru untuk menyampaikan perkembangan penanganan kasus sekaligus memastikan negara hadir memberikan perlindungan.
“Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Perhubungan juga melakukan engagement kepada keluarga para kru WNI untuk menyampaikan bahwa pemerintah mengupayakan langkah perlindungan yang terbaik bagi WNI di luar negeri,” jelasnya.
Baca Juga: Komarudin PDIP Usul Gibran Mulai Berkantor di IKN: Supaya Ada Manfaatnya
Terkait proses pembebasan, Vahd menyebut negosiasi masih berlangsung antara otoritas setempat, manajemen kapal, dan pihak-pihak terkait di Somalia.
“Saat ini pemerintah setempat, kru manajemen, dan pihak-pihak terkait masih terus melakukan negosiasi dengan pihak-pihak di Somalia. Besar harapan agar proses ini dapat berlangsung dan selesai dalam tempo yang tidak terlalu lama,” katanya.
Kemlu menegaskan akan terus memantau perkembangan kasus dan menyampaikan informasi terbaru kepada publik secara berkala.
“Kementerian Luar Negeri serta Perwakilan RI akan menyampaikan perkembangan terkait pembajakan kapal MT Honour 25 ini pada kesempatan pertama,” tutup Vahd.
Sebelumnya, kapal tanker MT Honour 25 dibajak kelompok perompak Somalia pada 21 April 2026 saat melintas sekitar 30 mil laut dari wilayah Puntland, Somalia.
Kapal berbendera Palau itu membawa 17 awak dari berbagai negara, termasuk empat WNI.
Kapal diketahui mengangkut sekitar 18.500 barel minyak dan sedang menuju Mogadishu sebelum akhirnya dikuasai kelompok bersenjata dan diarahkan ke perairan dekat pantai Somalia.
Sejak saat itu, proses negosiasi pembebasan terus dilakukan melalui jalur diplomatik, otoritas setempat, dan perusahaan kapal.
Baca Juga: Muhadjir Effendy Penuhi Panggilan KPK Terkait Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




