Pemprov Jakarta Gandeng Polda Metro Jaya Optimalkan CCTV demi Keamanan Kota

AKURAT.CO Gubernur Jakarta, Pramono Anung, melakukan penandatanganan nota kesepakatan dengan Kapolda Metro Jaya, Asep Edi Suheri, dalam kerja sama mengoptimalkan pemanfaatan kamera pengawas atau CCTV guna menjaga keamanan dan ketertiban di Jakarta.
Pramono mengatakan, kerja sama ini bertujuan mengintegrasikan pengelolaan CCTV milik Pemprov Jakarta, BUMD, instansi, hingga kepolisian ke dalam satu sistem terpadu.
"Hari ini Pemerintah DKI Jakarta melakukan nota kesepakatan dengan Polda Metro Jaya untuk pengaturan bersama hal yang berkaitan dengan optimalisasi pemanfaatan CCTV," ujar Pramono, di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Senin (18/5/2026).
Baca Juga: Pemprov Jakarta Integrasikan Puluhan Ribu CCTV Perkuat Pengawasan Kota
Penguatan sistem pengawasan tidak hanya mengandalkan fasilitas publik, tetapi juga melibatkan sektor swasta. Saat ini, Pemprov Jakarta tengah mengintegrasikan 7.314 unit CCTV milik organisasi perangkat daerah (OPD) dan BUMD ke dalam satu dashboard Diskominfotik.
Sementara itu, Polda Metro Jaya telah mengelola sebanyak 3.362 unit CCTV. Pemprov Jakarta juga akan mendorong pemilik gedung di atas empat lantai, untuk mematuhi peraturan gubernur terkait kewajiban pemasangan CCTV yang nantinya terhubung dengan command center terpadu.
Berdasarkan data Diskominfotik Jakarta, terdapat potensi integrasi sebanyak 16.781 CCTV milik gedung swasta. Dengan demikian, total CCTV yang akan diintegrasikan secara bertahap mencapai 24.095 unit.
"Dashboard-nya ada di Polda Metro Jaya, ada di Baintelkam, ada di DKI Jakarta. Saya yakin ini pasti akan memberikan rasa keamanan dan kenyamanan bagi seluruh masyarakat yang ada di Jakarta," kata Pramono.
Baca Juga: KNKT Dalami Data CCTV dan Black Box Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Dia menjelaskan, sinergi antara Pemprov Jakarta dan Polda Metro Jaya dilakukan untuk memperkuat upaya pencegahan dini, memetakan titik rawan kemacetan, serta mempercepat respons terhadap potensi gangguan keamanan maupun penanganan bencana.
Pramono berharap, integrasi CCTV tersebut dapat membuat Jakarta semakin aman dan nyaman sebagai kota global dan pusat perekonomian nasional.
"Mudah-mudahan Jakarta sebagai kota global, pusat perekonomian nasional, dan juga kota yang benchmarking-nya bukan lagi kota-kota di Indonesia tapi kota dunia, akan semakin aman, layak huni, dan kota yang berkelanjutan," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







