Akurat Logo

Potret Senyum Anak-anak Pedalaman Mendapat Ribuan Buku Baru dari PNM

Wahyu SK | 3 Juni 2026, 20:44 WIB
Potret Senyum Anak-anak Pedalaman Mendapat Ribuan Buku Baru dari PNM
Anak-anak sekolah di Kabupaten Gowa menjadi salah satu penerima manfaat donasi buku dari PNM. Foto: PNM

AKURAT.CO Di berbagai sekolah sederhana di pedalaman, tawa anak-anak pada suatu pagi terdengar lebih riuh dari biasanya.

Di antara rak-rak yang selama ini hanya berisi beberapa buku lama, hadir ratusan halaman baru yang membawa warna, cerita dan imajinasi yang belum pernah mereka temui sebelumnya.

Mata mereka berbinar saat satu per satu saat buku dibuka. Ada yang langsung duduk lesehan di sudut kelas, tenggelam dalam kisah petualangan. Ada pula yang saling berebut menunjukkan gambar-gambar menarik kepada teman-temannya. Beberapa anak terlihat begitu hati-hati membalik halaman demi halaman, seolah sedang memegang sesuatu yang sangat berharga.

Bagi banyak anak di wilayah pedalaman, buku bukanlah sesuatu yang mudah dijangkau. Karena itu, kehadiran bantuan 2.700 buku yang disalurkan oleh PNM bersama Kompas Gramedia kepada 27 sekolah menjadi lebih dari sekadar tambahan koleksi bacaan.

Buku-buku tersebut menghadirkan pengalaman baru, membuka jendela pengetahuan, sekaligus menumbuhkan mimpi-mimpi yang selama ini hanya tersimpan dalam benak mereka.

Baca Juga: PNM Nyalakan Mimpi Anak-anak NTT dengan Inklusi dan Literasi

Di tengah keterbatasan akses pendidikan dan literasi, setiap buku yang sampai ke tangan anak-anak membuat mereka berani mengenal dunia yang lebih luas. Dari cerita tentang profesi, budaya, sains, hingga kisah inspiratif, mereka menemukan bahwa masa depan memiliki begitu banyak kemungkinan.

Semangat itulah yang dibawa PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dalam rangkaian HUT ke-27 Program RE3forE (Reduce, Re-love, Restyle) yang berfokus pada aspek environment, economy, empowerment, dan education.

Seluruh karyawan diajak untuk mengumpulkan buku untuk membangun harapan baru bagi mereka yang membutuhkan, sejalan dengan tema "Bersama di Setiap Langkah, Menemani di Setiap Perjuangan."

Anak-anak yang biasanya bergegas pulang setelah sekolah memilih bertahan lebih lama untuk membaca bersama-sama. Beberapa bahkan mulai saling bertukar buku dan menceritakan kembali isi bacaan kepada teman-temannya. Suasana belajar yang sebelumnya sunyi berubah menjadi ruang penuh rasa ingin tahu.

"Anak-anak senang sekali, ramai-ramai langsung membaca buku," ujar Mansyur Kulle, salah satu pengelola sekolah di Kabupaten Gowa, yang menjadi penerima manfaat, dalam keterangan resmi PNM, Rabu (3/6/2026).

Baca Juga: Nasabah PNM ULaMM Denpasar Sukses Menyulap Limbah Kayu Pantai Jadi Kerajinan Tangan Bernilai Ekspor

Melalui langkah ini, PNM tidak hanya menghadirkan buku tetapi juga menghadirkan kesempatan. Kesempatan bagi anak-anak di pelosok negeri untuk mengenal lebih banyak cerita, memperluas wawasan, dan percaya bahwa mimpi mereka layak diperjuangkan.

Terkadang, perubahan besar tidak selalu dimulai dari sesuatu yang besar. Ia bisa lahir dari sebuah buku yang dibuka dengan penuh rasa penasaran oleh tangan-tangan kecil, di sebuah sekolah yang jauh dari hiruk-pikuk kota. Dan dari sanalah, harapan mulai tumbuh bagi mereka yang sebelumnya sulit mendapat kesempatan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

W
Reporter
Wahyu SK
W
Editor
Wahyu SK