Akurat Logo

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Ditargetkan Masuk 50 Kota Global Dunia 2030

Okto Rizki Alpino | 22 Juni 2026, 16:52 WIB
Rayakan HUT ke-499, Jakarta Ditargetkan Masuk 50 Kota Global Dunia 2030
Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, membacakan pidato Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta dalam Rapat Paripurna DPRD Jakarta di Gedung DPRD Jakarta. (Akurat.co/Okto Rizki Alpino)

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta menegaskan komitmennya mempercepat transformasi Jakarta menjadi kota global dan pusat perekonomian berdaya saing dunia. Target tersebut ditandai dengan upaya membawa Jakarta masuk jajaran 50 besar kota global dunia pada 2030.

Komitmen itu disampaikan Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, saat membacakan pidato Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta dalam Rapat Paripurna DPRD Jakarta di Gedung DPRD Jakarta, Senin (22/6/2026).

"Di usianya yang ke-499 tahun, Jakarta terus mengakselerasi langkah menjadi kota global dan pusat perekonomian yang berdaya saing, berkelanjutan, serta menyejahterakan seluruh warganya. Visi ini ditetapkan untuk membawa Jakarta masuk dalam jajaran 50 besar kota global dunia pada 2030," kata Rano.

Baca Juga: 4 Jadwal Event Jakarta 2026 Paling Seru: Festival, Pameran, hingga Fun Run Wajib Kamu Datangi!

Dia mengatakan, Jakarta tetap menunjukkan ketahanan ekonomi di tengah ketidakpastian global. Pada triwulan I 2026, ekonomi Jakarta tumbuh 5,59 persen dan menyumbang 16,67 persen terhadap perekonomian nasional.

Sejumlah indikator pembangunan juga menunjukkan tren positif, mulai dari inflasi yang terkendali, peningkatan investasi, hingga penurunan angka pengangguran dan kemiskinan.

Selain mengejar pertumbuhan ekonomi, Pemprov Jakarta juga memprioritaskan pembangunan manusia melalui sektor pendidikan, kesehatan, dan sosial. Di bidang pendidikan, lebih dari 707 ribu peserta didik menerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus Tahap I Tahun 2026.

Sementara lebih dari 15 ribu mahasiswa memperoleh bantuan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU). Program Sekolah Swasta Gratis juga telah diterapkan di 103 sekolah.

Pada sektor kesehatan, Pemprov Jakarta memperkuat layanan melalui pembangunan Rumah Sakit Royal Batavia Cakung, persiapan rumah sakit daerah berstandar internasional di Grogol Petamburan, layanan Pasukan Putih, serta layanan kesehatan mental 24 jam JakCare.

Sementara itu, bantuan sosial melalui Kartu Lansia Jakarta (KLJ), Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ), dan Kartu Anak Jakarta (KAJ) telah disalurkan kepada 187.706 penerima manfaat.

Baca Juga: Menuju Usia 5 Abad, Pembangunan Jakarta Harus Berorientasi pada Kesejahteraan Masyarakat

Di bidang pembangunan kota, Pemprov Jakarta melanjutkan revitalisasi infrastruktur, penambahan ruang terbuka hijau, pembangunan embung, hingga perluasan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di kawasan H.R. Rasuna Said.

Jakarta juga terus memperkuat sistem transportasi publik terintegrasi melalui pembangunan MRT Jakarta Fase 2A dan LRT Jakarta Fase 1B.

Menurut Rano, berbagai upaya tersebut mulai membuahkan hasil. Jakarta mencatat peningkatan posisi dalam Global Cities Index, masuk peringkat ke-17 kota dengan transportasi umum terbaik di dunia, serta menjadi kota teraman kedua di Asia Tenggara.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.