Akurat Logo

Lewat Forum Diskusi PT Kristalin Ekalestari, Warga Desa Nifasi Usulkan Program-program Kesejahteraan

Wahyu SK | 27 Juni 2026, 16:14 WIB
Lewat Forum Diskusi PT Kristalin Ekalestari, Warga Desa Nifasi Usulkan Program-program Kesejahteraan
PT Kristalin Ekalestari mengajak pemilik hak adat Desa Nifasi, Distrik Makimi, Nabire, ke Jakarta. Foto: PT Kristalin

AKURAT.CO PT Kristalin Ekalestari menggelar forum diskusi publik dengan mengajak masyarakat dan pemilik hak adat wilayah Desa Nifasi, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, pada Jumat (26/6/2026).

Forum diskusi dipimpin langsung Chairman Kristalin Group, Arif Budi Setiawan, didampingi Direktur Utama PT Kristalin Ekalestari, Andito Prasetyowan, dan Humas PT Kristalin Ekalestari, Maria Erari, yang digelar di Menara 165, Jakarta Selatan.

Sedangkan perwakilan masyarakat dihadiri Kepala Suku Nifasi, Aser Monei; tokoh adat perempuan, Yantris Monei; dan Tokoh Adat Desa Nifasi, Dominggus Monei.

Forum tersebut menjadi rangkaian kunjungan para pemilik hak adat Desa Nifasi ke Jakarta.

Sekaligus menjalin hubungan antara perusahaan pertambangan emas tersebut dengan masyarakat, terutama pembahasan program-program ke depan.

Perusahaan dan masyarakat memfokuskan pembahasan sektor kesehatan, pendidikan, dan penyaluran rumah bagi warga yang belum memiliki rumah maupun tinggal di rumah tidak layak huni.

Ke depan, PT Kristalin Ekalestari akan tetap konsisten dengan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), baik dari segi sosial, keagamaan, dan kelestrian budaya wilayah.

Sementara itu, warga Desa Nifasi menyayangkan adanya pihak-pihak yang mengaku sebagai masyarakat Distrik Makimi, dengan melakukan protes terhadap perusahaan.

"Tentu dengan cara-cara protes yang mengaku masyarakat Papua, terutama Papua Tengah. Sangat merugikan pihak-pihak lain yang disampaikan mereka itu untuk melaksanakan protes," kata Yantris Monei.

Kata Yantris, sebagai pemilik hak ulayat, pihaknya bersama masyarakat akan pasang badang jika ada yang mengganggu keamanan dan ketertiban di Distrik Makimi.

"Tentu akan kami temui warga yang mengaku-ngaku, bahkan memfitnah dan mengadu domba di wilayah kami yang damai dan rukun," tegasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

W
Reporter
Wahyu SK
W
Editor
Wahyu SK