Gelombang Tinggi Hambat Bantuan Gempa NTT, Kemensos Belanja Logistik di Lokasi

AKURAT.CO Gelombang laut yang masih tinggi menghambat pengiriman bantuan melalui jalur laut bagi warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kementerian Sosial (Kemensos) mengambil langkah alternatif dengan memenuhi kebutuhan logistik langsung di daerah terdampak.
Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono, mengatakan, Kemensos menggerakkan logistik dari dua titik mobilisasi, yakni Sentra Efata Kupang dan Gudang Dinas Sosial Provinsi NTT.
Bantuan yang disiapkan meliputi perlengkapan pengungsian, selimut, makanan, serta pakaian untuk anak-anak dan perempuan.
"Untuk proses pengiriman memang ada kendala karena gelombang masih besar dan kapal belum bisa bergerak," kata Agus dalam keterangan tertulis, Minggu (16/8/2026).
Dari Sentra Efata Kupang, bantuan disalurkan ke Kabupaten Nagekeo. Sementara logistik dari Gudang Dinas Sosial Provinsi NTT didistribusikan ke Maumere, Sikka, Ende, Manggarai Timur, serta wilayah lain sesuai kebutuhan di lapangan.
Karena distribusi melalui jalur laut terkendala, Kemensos memenuhi sebagian kebutuhan dengan berbelanja langsung di daerah terdampak.
Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat tidak perlu menunggu hingga kapal kembali dapat bergerak.
"Karena ada kendala pengangkutan, kami juga mengambil langkah melakukan pemenuhan kebutuhan melalui belanja di lokasi agar bantuan tetap bisa segera tersedia bagi masyarakat," ujar Agus.
Baca Juga: Update Korban Gempa NTT: 53 Orang Meninggal, 135 Luka-luka
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







