Tata Cara Sholat Dhuha Lengkap: Niat, Bacaan, dan Doa yang Benar

AKURAT.CO Pernah merasa pagi sudah sibuk, tapi hati tetap kosong? Di tengah rutinitas kerja, sekolah, atau scroll media sosial, banyak orang lupa ada satu amalan ringan yang justru sering dikaitkan dengan kelapangan rezeki: sholat dhuha. Menariknya, ibadah ini bisa dilakukan hanya dalam beberapa menit—tanpa ribet, tapi dampaknya terasa dalam keseharian.
Sholat dhuha bukan sekadar rutinitas tambahan. Ia seperti “reset” di pagi hari—memberi jeda, menenangkan pikiran, sekaligus menjadi bentuk ikhtiar spiritual yang sering diabaikan.
Ringkasan Tata Cara Sholat Dhuha
Sholat dhuha adalah sholat sunnah yang dikerjakan di pagi hari, mulai setelah matahari naik hingga sebelum masuk waktu dzuhur.
Ringkasan tata cara sholat dhuha:
Niat dalam hati saat takbiratul ihram
Membaca Al-Fatihah
Membaca surat pendek (disarankan Asy-Syams atau Ad-Dhuha)
Rukuk, i’tidal, sujud, duduk, sujud
Mengulang untuk rakaat kedua
Tasyahud akhir dan salam
Jumlah rakaat:
Minimal: 2 rakaat
Maksimal: 12 rakaat (dikerjakan 2 rakaat salam)
Apa Itu Sholat Dhuha dan Waktu Pelaksanaannya
Dikutip dari NU Online, sholat dhuha adalah sholat sunnah yang dilakukan pada waktu dhuha, yaitu ketika matahari mulai naik setinggi tombak hingga sebelum tergelincir (zawal).
Artinya, waktu terbaik sholat dhuha berada di:
Sekitar pukul 07.00 – 11.00 pagi (tergantung wilayah)
Menariknya, waktu ini sering menjadi “waktu kosong” dalam rutinitas—di sinilah dhuha hadir sebagai pengisi spiritual di tengah aktivitas dunia.
Niat Sholat Dhuha 2 dan 4 Rakaat (Arab, Latin, Arti)
Niat Sholat Dhuha 2 Rakaat
أُصَلِّيْ سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin: Ushallî sunnatad dhahâ rak'ataini lillâhi ta'âlâ.
Artinya:
“Saya niat sholat sunnah Dhuha dua rakaat karena Allah ta'ala.”
Niat Sholat Dhuha 4 Rakaat
أُصَلِّى سُنَّةَ الضُّحَى أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلّهِ تَعَالَى
Latin: Usholli sunnatadh Dhuhaa arba'aa roka'aatin mustaqbilal qiblati adaa'an lillaahi ta'aalaa
Artinya:
“Aku niat sholat sunnah Dhuha empat rakaat menghadap kiblat saat ini karena Allah ta'ala.”
Tata Cara Sholat Dhuha 2 Rakaat (Step-by-Step)
Berikut langkah mudah yang bisa langsung dipraktikkan:
Niat dalam hati saat takbiratul ihram
Membaca doa iftitah
Membaca Al-Fatihah
Membaca surat pendek (misalnya Asy-Syams)
Rukuk
I’tidal
Sujud pertama
Duduk di antara dua sujud
Sujud kedua
Berdiri untuk rakaat kedua
Membaca Al-Fatihah
Membaca surat pendek (misalnya Ad-Dhuha)
Rukuk
I’tidal
Sujud
Duduk di antara dua sujud
Sujud kedua
Tasyahud akhir
Salam
Tata Cara Sholat Dhuha 4 Rakaat
Sholat dhuha 4 rakaat dilakukan dengan 2 rakaat salam, lalu dilanjutkan 2 rakaat lagi.
Alurnya sama seperti 2 rakaat, hanya diulang dua kali.
Disarankan membaca surat berbeda di tiap rakaat agar lebih variatif.
Bacaan Surat Pendek untuk Sholat Dhuha
Surat Asy-Syams (Contoh Ayat Awal)
وَالشَّمْسِ وَضُحٰىهَا
Latin: wasy-syamsi wa dluḥâhâ
Artinya: “Demi matahari dan sinarnya pada waktu dhuha”
Surat Ad-Dhuha (Contoh Ayat Awal)
وَالضُّحٰى
Latin: wadl-dluḥâ
Artinya: “Demi waktu dhuha”
Catatan:
Anda boleh membaca surat lain. Namun kedua surat ini sering dianjurkan karena relevan dengan waktu dhuha.
Doa Setelah Sholat Dhuha (Arab, Latin, Arti)
اللَّهُمَّ إنَّ الضُّحَى ضَحَاؤُك وَالْبَهَا بَهَاؤُك ...
Latin:
Allahumma innad Dhuhaa Dhuha uka, wal bahaa bahaa-uka...
Artinya (ringkas):
Memohon kelapangan rezeki, kemudahan hidup, dan keberkahan dari Allah.
Doa ini populer karena mengandung permohonan:
Rezeki yang halal
Kemudahan urusan
Perlindungan hidup
Keutamaan Sholat Dhuha yang Jarang Disadari
Sholat dhuha sering dikaitkan dengan rezeki, tapi sebenarnya lebih luas dari itu:
Setara sedekah untuk seluruh tubuh
Membuka ketenangan pikiran
Membentuk disiplin spiritual pagi
Mengisi waktu produktif dengan ibadah
Insight: Dhuha Bukan Soal Rezeki Saja
Banyak orang menjalankan dhuha karena ingin rezeki lancar. Itu tidak salah. Tapi jika hanya fokus pada hasil, esensi ibadahnya justru hilang.
Dhuha sebenarnya adalah latihan konsistensi.
Di saat orang lain sibuk mengejar dunia, ada momen kecil untuk berhenti—dan itu yang sering jadi pembeda.
Contoh Nyata dalam Kehidupan
Bayangkan seorang karyawan dengan jadwal padat. Setiap pagi, sebelum mulai kerja, ia menyempatkan 10 menit untuk dhuha.
Hasilnya?
Lebih fokus saat kerja
Lebih tenang menghadapi tekanan
Ada “ruang napas” di tengah kesibukan
Hal sederhana, tapi efeknya terasa.
Kenapa Ini Penting untuk Kamu?
Di era serba cepat:
Banyak orang burnout
Fokus mudah hilang
Tekanan hidup meningkat
Sholat dhuha bisa jadi “ritual kecil” yang:
Menjaga mental tetap stabil
Menghubungkan kembali ke tujuan hidup
Memberi makna di tengah rutinitas
Penutup Reflektif
Mungkin selama ini kita mencari ketenangan dari hal besar—liburan, hiburan, atau pencapaian. Padahal, bisa jadi jawabannya ada di rutinitas kecil yang sering dilewatkan.
Sholat dhuha bukan tentang banyaknya rakaat, tapi tentang konsistensi yang pelan-pelan membentuk hidup.
Di tengah kesibukan, berani berhenti sejenak untuk dhuha mungkin jadi langkah sederhana yang paling berdampak.
Baca Juga: Tata Cara Sholat Utaqo 8 Rakaat di Bulan Syawal, Lengkap Bacaan, Doa, dan Keutamaannya
Baca Juga: Tata Cara Sholat Tahajud untuk Pemula: Panduan Lengkap dari Niat hingga Doa
FAQ
1. Bagaimana tata cara sholat dhuha yang benar untuk pemula?
Tata cara sholat dhuha pada dasarnya sama seperti sholat sunnah lainnya, dimulai dari niat dalam hati saat takbiratul ihram, membaca Al-Fatihah, dilanjutkan surat pendek, lalu rukuk, i’tidal, sujud, hingga tasyahud dan salam. Untuk pemula, cukup lakukan 2 rakaat terlebih dahulu agar lebih mudah dan konsisten.
2. Berapa rakaat minimal dan maksimal sholat dhuha?
Jumlah rakaat sholat dhuha minimal adalah 2 rakaat dan maksimal 12 rakaat, yang dikerjakan dengan pola 2 rakaat salam. Banyak orang memulai dari 2 atau 4 rakaat karena lebih ringan, lalu meningkatkannya seiring kebiasaan.
3. Kapan waktu terbaik untuk melaksanakan sholat dhuha?
Waktu sholat dhuha dimulai setelah matahari terbit hingga sebelum masuk waktu dzuhur. Waktu terbaik biasanya ketika matahari sudah mulai naik dan terasa hangat, sekitar pukul 08.00–10.00 pagi, karena dianggap lebih utama dan penuh keberkahan.
4. Apakah bacaan sholat dhuha harus surat tertentu?
Tidak ada kewajiban membaca surat tertentu dalam sholat dhuha. Namun, banyak yang menganjurkan membaca Surat Asy-Syams dan Ad-Dhuha karena sesuai dengan tema waktu pagi, meskipun tetap boleh membaca surat lain sesuai kemampuan.
5. Apa saja doa setelah sholat dhuha yang dianjurkan?
Doa setelah sholat dhuha biasanya berisi permohonan rezeki, kemudahan, dan keberkahan hidup. Salah satu doa yang populer adalah “Allahumma innad dhuhaa dhuha uka…” yang memohon agar rezeki yang sulit dipermudah dan yang jauh didekatkan oleh Allah.
6. Apakah boleh sholat dhuha dilakukan setiap hari?
Sholat dhuha sangat dianjurkan untuk dilakukan secara rutin setiap hari karena termasuk amalan sunnah yang memiliki banyak keutamaan. Konsistensi dalam menjalankannya justru lebih penting dibanding jumlah rakaat yang banyak namun jarang dilakukan.
7. Apa keutamaan sholat dhuha dalam kehidupan sehari-hari?
Keutamaan sholat dhuha tidak hanya berkaitan dengan rezeki, tetapi juga membantu menjaga ketenangan hati, meningkatkan fokus, serta menjadi bentuk sedekah bagi seluruh anggota tubuh. Dalam kehidupan modern yang serba sibuk, dhuha bisa menjadi momen penting untuk menyeimbangkan dunia dan spiritualitas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





