Ukraina Lapor Kapal Angkatan Laut Rusia Rusak Parah Akibat Serangan Di Krimea

AKURAT.CO, Ukraina mengatakan telah merusak dua kapal angkatan laut Rusia dan menghantam infrastruktur pelabuhan di kota Sevastopol, Krimea, pada Rabu (13/9/2023).
Sebuah tindakan yang tampaknya merupakan serangan terbesar dalam perang terhadap rumah Armada Laut Hitam angkatan laut Rusia.
Serangan terhadap Krimea, yang direbut dan diduduki oleh Rusia pada tahun 2014, dikonfirmasi oleh negara tersebut.
Baca Juga: Mengenal Kereta Antipeluru Yang Digunakan Kim Jong Un Meluncur Ke Rusia
Serangan ini lantas menyoroti kemampuan rudal Ukraina yang semakin meningkat ditengah kondisi Rusia yang terus membombardir negara tetangganya itu dengan rudal jarak jauh dan pesawat tak berawak.
Pejabat Intelijen Militer Ukraina, Andriy Yusov, mengatakan bahwa sebuah kapal pendaratan dan kapal selam besar telah terkena serangan tersebut, dan kemudian menggambarkan kerusakan yang terjadi cukup besar dalam komentar yang disiarkan di televisi.
"Kami dapat mengatakan sekarang bahwa kemungkinan besar (kapal-kapal itu) tidak dapat diperbaiki," katanya, dikutip Kamis (14/9/2023).
Analis militer Ukraina, Volodymyr Zablotsky mengatakan kepada outlet berita RBK Ukraina bahwa kapal yang rusak adalah kapal pendaratan besar kelas Ropucha Minsk dan kapal selam serang kelas Kilo Rostov-on-Don yang dapat membawa rudal jelajah Kalibr.
Baca Juga: Jadwal Sepakbola Internasional Malam Ini: Italia vs Ukraina, Bolivia vs Argentina
"Kapal ini dapat membawa enam torpedo atau empat rudal Kalibr dalam satu kali tembakan. Jadi, kita bisa menghitung bahwa Rusia kini kehilangan empat rudal Kalibr. Tampaknya mereka telah kehilangan satu peluncur rudal, setidaknya sebagian, selama beberapa bulan," katanya.
Di sisi lain, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan bahwa Ukraina menyerang sebuah gudang kapal angkatan laut Laut Hitam dengan 10 rudal jelajah dan tiga kapal cepat yang tidak diawaki pada dini hari serta merusak dua kapal militer yang sedang menjalani perbaikan.
Kemudian menyatakan dua kapal mereka akan diperbaiki sepenuhnya dan kembali beroperasi, yang bertentangan dengan pernyataan Ukraina.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








