Spanyol Dan Perancis Tolak Setop Bantuan Ke Palestina, Ini Alasannya

AKURAT.CO- Pemerintah Spanyol dan Prancis menentang penghentian bantuan dari Uni Eropa untuk Palestina. Spanyol menegaskan bahwa Uni Eropa tidak seharusnya mengaitkan Hamas, yang telah melancarkan serangan ke Israel, dengan penduduk Palestina dan otoritas Palestina.
Penolakan terhadap penghentian bantuan untuk Palestina ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas Menteri Luar Negeri Spanyol, Jose Manuel Albares, dan Kementerian Luar Negeri Prancis melalui pernyataan terpisah awal pekan ini.
"Kerja sama ini harus terus berlanjut; kita tidak boleh mencampuradukkan Hamas, yang telah dicatat sebagai kelompok teroris oleh Uni Eropa, dengan penduduk Palestina, otoritas Palestina, atau organisasi PBB di lapangan," tegas Albares.
Baca Juga: Rencana Timnas Inggris Mengheningkan Cipta Untuk Korban Serangan Hamas Tuai Pro-Kontra
Dia juga menyatakan bahwa wilayah Palestina kemungkinan akan memerlukan lebih banyak bantuan dalam waktu dekat.
Menteri Luar Negeri Uni Eropa akan mengadakan pertemuan untuk membahas lebih lanjut masalah ini pada Selasa (10/10) sore waktu setempat.
Kementerian Luar Negeri Prancis, dalam pernyataan yang berdiri sendiri, juga mengonfirmasi bahwa Prancis tidak mendukung penangguhan bantuan untuk Palestina.
Penolakan oleh Spanyol dan Prancis datang setelah Komisioner Uni Eropa, Oliver Varhelyi mengumumkan bahwa semua pembayaran dari program pembangunan untuk Palestina akan segera dihentikan.
Langkah ini mendapat penolakan dari Spanyol, Irlandia, dan Luksemburg yang menyatakan ketidaksetujuannya. Selain itu, Austria dan Jerman juga mengumumkan bahwa mereka akan menghentikan sementara pendanaan untuk Palestina.
Baca Juga: Hamas Terbuka Untuk Perundingan Gencatan Senjata Dengan Israel
Namun, beberapa jam setelah pengumuman oleh Varhelyi, Uni Eropa tiba-tiba membatalkan kebijakan tersebut dan menyatakan bahwa 27 negara anggota Eropa tidak akan menangguhkan pembayaran untuk program pembangunan Palestina.
Sebaliknya, mereka akan meninjau bantuan tersebut untuk memastikan bahwa tidak disalahgunakan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





