Akurat
Pemprov Sumsel

Mencekam! Stasiun TV di Ekuador Dijajah Kelompok Bersenjata Saat Siaran Langsung

Sulthony Hasanuddin | 10 Januari 2024, 16:41 WIB
Mencekam! Stasiun TV di Ekuador Dijajah Kelompok Bersenjata Saat Siaran Langsung

 

AKURAT.CO Negara Amerika Latin, Ekuador menghadapi insiden kekerasan penyerbuan sebuah stasiun TV oleh kelompok bersenjata pada hari Selasa (9/1/2024) kemarin.

Berdasarkan video yang beredar di media sosial, terlihat sekelompok orang yang mengenakan balaclava dengan baju hitam mengacungkan senjata dan menyapa para staf yang berkerumun di lantai.

Penyerbuan terjadi di Studio TC di Guayaquil, Ekuador yang disiarkan secara langsung selama sekitar 20 menit.

Suara tembakan dan teriakan juga terdengar dalam siaran langsung tersebut, dengan beberapa penyerbu memberi isyarat ke arah kamera.

TC, yang mengudara secara nasional, diketahui berbagi tempat dengan lembaga penyiaran publik lainnya yakni Gamavision dan beberapa stasiun radio.

Dikutip dari Reuters, kelompok bersenjata itu masuk melalui resepsionis Gamavision, menyerang staf di sana bahkan meninggalkan senjata dinamit.

Baca Juga: Deretan Fakta Menarik Gabriel Attal, PM Termuda Prancis yang Terbuka Sebagai Gay

"Kami sedang rapat dan mereka memperingatkan kami, kami hanya bisa bersembunyi," tutur Koordinator Berita dan Reporter TC, Leonardo Flores Moreno, dikutip Rabu (10/1/2024).

Berdasarkan unggahan di X, polisi setempat berhasil meringkus 13 orang bersenjata terkait serangan tersebut, menyita bahan peledak hingga senjata yang digunakan di lokasi kejadian.

"Semua sandera telah dibebaskan. Para pelaku akan menghadapi keadilan dan dijatuhi hukuman atas tindakan terorisme," kata polisi di X.

Setelah insiden mencekam itu, TC Television kembali mengudara untuk siaran berita malamnya. Pembawa berita mengatakan bahwa kantor kejaksaan agung berada di lokasi untuk mengumpulkan bukti.

Dilaporkan dua karyawan terluka akibat serangan kemarin.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.