Mencekam! Stasiun TV di Ekuador Dijajah Kelompok Bersenjata Saat Siaran Langsung

AKURAT.CO Negara Amerika Latin, Ekuador menghadapi insiden kekerasan penyerbuan sebuah stasiun TV oleh kelompok bersenjata pada hari Selasa (9/1/2024) kemarin.
Berdasarkan video yang beredar di media sosial, terlihat sekelompok orang yang mengenakan balaclava dengan baju hitam mengacungkan senjata dan menyapa para staf yang berkerumun di lantai.
Penyerbuan terjadi di Studio TC di Guayaquil, Ekuador yang disiarkan secara langsung selama sekitar 20 menit.
Suara tembakan dan teriakan juga terdengar dalam siaran langsung tersebut, dengan beberapa penyerbu memberi isyarat ke arah kamera.
TC, yang mengudara secara nasional, diketahui berbagi tempat dengan lembaga penyiaran publik lainnya yakni Gamavision dan beberapa stasiun radio.
Dikutip dari Reuters, kelompok bersenjata itu masuk melalui resepsionis Gamavision, menyerang staf di sana bahkan meninggalkan senjata dinamit.
Baca Juga: Deretan Fakta Menarik Gabriel Attal, PM Termuda Prancis yang Terbuka Sebagai Gay
"Kami sedang rapat dan mereka memperingatkan kami, kami hanya bisa bersembunyi," tutur Koordinator Berita dan Reporter TC, Leonardo Flores Moreno, dikutip Rabu (10/1/2024).
Berdasarkan unggahan di X, polisi setempat berhasil meringkus 13 orang bersenjata terkait serangan tersebut, menyita bahan peledak hingga senjata yang digunakan di lokasi kejadian.
"Semua sandera telah dibebaskan. Para pelaku akan menghadapi keadilan dan dijatuhi hukuman atas tindakan terorisme," kata polisi di X.
Setelah insiden mencekam itu, TC Television kembali mengudara untuk siaran berita malamnya. Pembawa berita mengatakan bahwa kantor kejaksaan agung berada di lokasi untuk mengumpulkan bukti.
Dilaporkan dua karyawan terluka akibat serangan kemarin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








