Situasi Mencekam, Presiden Ekuador: Negara Saya Sedang Berperang Melawan Geng Narkoba

AKURAT.CO Presiden Ekuador, Daniel Noboa mengatakan bahwa negaranya sedang berperang melawan geng-geng narkoba di tengah lonjakan kekerasan yang meningkat.
Daniel Noboa, Presiden Ekuador yang baru menjabat sejak bulan November itu berjanji untuk mengatasi masalah keamanan di negaranya, yang menurutnya disebabkan oleh meningkatnya jumlah geng perdagangan narkoba, di mana mereka mengangkut kokain melalui negara itu.
"Kita sedang berperang dan kita tidak bisa menyerah dalam menghadapi kelompok-kelompok teroris ini," kata Daniel Noboa kepada stasiun radio Canela, dikutip Kamis (11/1/2024).
Noboa memperkirakan terdapat sekitar 20.000 anggota geng kriminal aktif di Ekuador. Pada Selasa awal pekan ini, ia telah menetapkan 22 geng sebagai organisasi teroris dan menjadikan mereka target resmi militer.
Sebelumnya, Noboa juga mengungumkan keadaan darurat selama 60 hari setelah terjadinya penyanderaan kepada lebih dari 130 sipir dan staf penjara dan kaburnya pemimpin geng Los Choneros, Adolfo Macias, dari rutan pada akhir pekan lalu.
Presiden Ekuador itu lantas memperkeras keputusan tersebut pada hari Selasa setelah serangkaian ledakan di seluruh negeri dan pengambilalihan stasiun televisi TC oleh orang-orang bersenjata saat siaran masih berlangsung.
Menurutnya, segala upaya sedang dilakukan untuk menyelamatkan para sandera di penjara.
Komandan Angkatan Bersenjata, Jaime Vela melaporkan sekitar 329 orang yang sebagian besar anggota geng seperti Los Choneros, Los Lobos dan Los Tiguerones telah ditangkap sejak keadaan darurat dimulai.
"Tidak ada sandera yang dibunuh," tambah Vela, menanggapi pertanyaan tentang video mengerikan yang beredar di media sosial.
Pemerintah Ekuador mengatakan bahwa gelombang kekerasan terbaru merupakan reaksi atas rencana Noboa untuk membangun penjara dengan keamanan tinggi bagi para pemimpin geng.
Noboa mengatakan bahwa desain untuk dua fasilitas baru akan diumumkan besok.
"Segala sesuatunya mulai mengkristal tetapi kita harus sadar bahwa ini tidak bisa dilakukan dalam semalam," kata Vela tentang penjara-penjara tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









