Blinken Kunjungi Gaza, Warga Palestina: Kami Berharap Gencatan Senjata Dapat Terwujud

AKURAT.CO Diplomat tertinggi Amerika Serikat, Anthony Blinken, bertemu dengan penguasa de-facto Arab Saudi pada hari Senin (5/2/2024) dalam kunjungan ke Timur Tengah yang diharapkan oleh Palestina dapat mencapai kesepakatan gencatan senjata sebelum serangan Israel ke Rafah.
Seperti diketahui, Israel mengancam akan melakukan serangan darat baru ke Rafah, sebuah kota kecil di perbatasan selatan dengan Mesir yang saat ini sebagian besar diisi oleh tenda-tenda darurat.
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa pasukan Israel telah membunuh atau melukai lebih dari separuh pasukan pejuang Hamas dan akan melanjutkan serangan sampai kemenangan total.
Antony Blinken lalu tiba di Riyadh pada awal perjalanan pertamanya ke wilayah tersebut sejak negaranya menengahi tawaran dengan masukan dari Israel, untuk gencatan senjata yang diperpanjang pertama kalinya dalam perang.
Baca Juga: Raja Charles III Didiagnosis Kanker, Tunda Tugas Negara Demi Jalani Perawatan
Pertemuan Blinken dengan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman berlangsung sekitar dua jam. Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Matthew Miller, mengatakan bahwa Blinken dan putra mahkota telah membahas koordinasi regional untuk mencapai akhir yang baik dari krisis tersebut.
"Menteri menggarisbawahi pentingnya memenuhi kebutuhan kemanusiaan di Gaza dan mencegah meluasnya konflik," kata Miller dalam sebuah pernyataan, dikutip Selasa (6/2/2024).
Tawaran gencatan senjata, yang disampaikan kepada Hamas minggu lalu oleh mediator Qatar dan Mesir, menunggu jawaban dari para militan yang mengatakan bahwa mereka menginginkan lebih banyak jaminan seperti gencatan senjata akan mengakhiri perang yang telah berlangsung selama empat bulan ini.
Kunjungan Blinken juga bertujuan untuk mendapatkan dukungan bagi rencana Amerika Serikat untuk apa yang akan terjadi setelah gencatan senjata seperti membangun kembali dan menjalankan Gaza, untuk sebuah negara Palestina, dan bagi negara-negara Arab untuk menormalkan hubungan dengan Israel.
Baca Juga: Update Terkini, Israel Alihkan Fokus Serangan Gaza ke Rafah di Tengah Perundingan Perdamaian
Amerika Serikat juga berusaha mencegah eskalasi lebih lanjut di tempat lain di Timur Tengah, setelah berhari-hari serangan udara oleh negara itu terhadap kelompok-kelompok bersenjata pro-Iran di seluruh wilayah tersebut.
Miller mengatakan bahwa Blinken dan putra mahkota telah mendiskusikan kebutuhan mendesak untuk mengurangi ketegangan regional.
Di London, Menteri Pertahanan Inggris, Grant Shapps mengatakan kepada parlemen bahwa serangan udara telah mengurangi kemampuan Houthi Yaman untuk menargetkan pelayaran Laut Merah, namun ancaman tersebut belum sepenuhnya berkurang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







