Israel Ambil Alih 650 Hektare Tanah di Tepi Barat yang Berbatasan dengan Permukiman Yahudi

AKURAT.CO Israel mengambil alih beberapa bidang tanah yang berbatasan dengan permukiman besar Yahudi di Tepi Barat yang diduduki pada Kamis (29/2/2024).
Namun, dikutip dari Reuters, sebuah sumber terpercaya mengatakan bahwa saat ini tidak ada rencana untuk membangun desa di sana.
Berdasarkan sebuah pengumuman yang dikeluarkan oleh Administrasi Sipil, bagian dari Kementerian Pertahanan Israel, luas tanah tersebut adalah 2.640 duham atau 652 hektare.
Baca Juga: Miris, 104 Warga Gaza Terbunuh Oleh Serangan Israel Saat Menunggu Bantuan
Sebuah sumber Israel mengatakan wilayah tersebut akan ditetapkan sebagai bagian dari pemukiman Maale Adumim, di sebelah timur Yerusalem.
Tepi Barat sendiri adalah salah satu wilayah yang direbut oleh Israel dalam Perang Timur Tengah pada tahun 1967 yang juga merupakan tempat warga Palestina, dengan dukungan internasional, untuk mencari status negara.
Baca Juga: Ukraina Klaim Telah Menembak Jatuh 'Lagi' Tiga Pesawat Tempur Rusia
Sebagian besar negara di dunia lantas menganggap pemukiman tersebut ilegal.
Akan tetapi Israel membantah hal tersebut, dengan alasan klaim historis atas Tepi Barat dengan menggambarkannya sebagai benteng keamanan.
Pemerintahan religius-nasionalis oleh Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, telah mempromosikan permukiman tersebut.
Sehhingga menciptakan perselisihan dengan Amerika Serikat (sekutu Israel) yang saat ini semakin dekat dengan militan Palestina, Hamas, di Jalur Gaza.
Baca Juga: Bagaimana Hukum Ziarah Kubur bagi Wanita yang Sedang Haid Menjelang Puasa Ramadhan?
Pada 24 Februari, Menteri Luar Negeri AS, Anthony Blinken, mengaatakan, pihaknya menganggap pemukiman di Tepi Barat tidak konsisten dengan hukum internasional.
Sehingga kembali ke posisi AS sebelumnya yang telah dibatalkan di masa pemerintahan Presiden Donald Trump.
Di hari yang sama, Otoritas setempat mengatakan bahwa 104 warga terbunuh dan 280 orang terluka dalam serangan tembakan Israel saat mereka sedang menunggu bantuan di dekat Kota Gaza.
Baca Juga: Catat Nih untuk Sambut Ramadhan, Cara Meningkatkan Keimanan pada Bulan Puasa
Juru Bicara Kementerian Kesehatan Gaza, Ashraf al-Qidra, mengatakan, serangan terjadi di Bundaran al-Nabusi di sebelah barat Kota Gaza atau tepatnya di bagian utara daerah kantong tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








