Menteri Luar Negeri Iran Remehkan Serangan Israel: Itu Seperti Mainan Anak-anak, Bukan Sebuah Drone

AKURAT.CO Menteri Luar Negeri Iran, Hossein Amirabdollahian mengatakan pihaknya sedang menyelidiki serangan yang terjadi dan mengatakan bahwa sejauh ini kaitannya dengan Israel belum terbukti.
Kepada NBS News, Amirabdollahian mengatakan bahwa drone tersebut lepas landas dari wilayah Iran, terbang beberapa ratus meter sebelum dijatuhkan.
"Belum terbukti bahwa bagi kami bahwa ada hubungan antara hal ini dan Israel," katanya, dikutip Minggu (21/4/2024), seraya menambahkan bahwa Iran sedang menyelidiki masalah ini.
Baca Juga: Jelang Putusan Sidang Sengketa Pilpres, Emrus: MK akan Mengabulkan Mayoritas Pemohonan Pemohon
Tidak hanya itu, dia juga meremehkan serangan drone yang terjadi.
"Mereka lebih seperti mainan yang dimainkan anak-anak kita, bukan drone," remeh Amirabdollahian.
Media dan pejabat Iran menggambarkan sejumlah kecil ledakan, yang menurut mereka diakibatkan oleh pertahanan udara yang menghantam tiga drone di Isfahan Iran pada dini hari Jumat.
Mereka menyebut insiden tersebut sebagai serangan yang dilakukan oleh penyusup, bukan Israel, sehingga tidak perlu adanya pembalasan.
Namun, Amirabdollahian tetap memperingatkan jika Israel membalas dan bertindak melawan kepentingan Iran, tanggapan mereka selanjutnya akan segera dan meningkat.
Baca Juga: Rekap Liga 1: Persija Jakarta Tahan Barito, Arema Keluar dari Zona Merah Usai Taklukkan Borneo FC
"Tetapi kalau tidak, maka selesailah. Kita simpulkan," ujarnya
Serangan yang menurut Iran dilakukan oleh penyusup itu tampaknya menargetkan pangkalan Angkatan Udara Iran di dekat kota Isfahan, jauh di dalam negara tersebut.
Akan tetapi tanpa menyerang lokasi strategis atau menyebabkan kerusakan besar.
Baca Juga: Jelang Putusan Sidang Sengketa Pilpres, Emrus: MK akan Mengabulkan Mayoritas Pemohonan Pemohon
Di sisi lain, Israel tidak mengatakan apapun terkait insiden tersebut. Hanya sekutu Israel, AS yang mengatakan bahwa pihaknya tidak terlibat dalam serangan ofensif apapun.
Seorang diplomat Barat, yang berbicara tanpa menyebut nama, mengatakan Israel menyerang pangkalan udara tersebut dengan rudal yang ditembakkan dari luar Iran.
“Rasanya tidak baik jika pertahanan udara mereka tidak mampu menahan serangan ini,” kata diplomat tersebut.
Baca Juga: Sinopsis Film Colombiana, Aksi Balas Dendam Wanita Pembunuh Bayaran yang Dikejar FBI
"Mereka benar-benar tidak ingin melakukan eskalasi, karena ini menunjukkan bahwa Israel akan memiliki dominasi teknologi. Jadi, kemungkinan besar tidak akan lebih besar lagi untuk saat ini," tambahnya.
Israel sebelumnya mengatakan akan membalas serangan 13 April, sebuah serangan langsung pertama yang dilakukan Iran terhadap Israel, yang tidak menyebabkan kematian.
Iran melancarkan serangan-serangan tersebut sebagai tanggapan atas dugaan serangan udara Israel pada tanggal 1 April yang menghancurkan sebuah bangunan di kompleks kedutaan mereka di Damaskus dan menewaskan beberapa perwira Iran termasuk seorang jenderal penting.
Sekutu-sekutunya, termasuk AS, telah menekan sepanjang minggu ini untuk memastikan bahwa pembalasan lebih lanjut akan disesuaikan agar tidak memicu eskalasi lebih lanjut, dan negara-negara Barat memperketat sanksi terhadap Iran untuk menenangkan Israel.
Baca Juga: Wapres Minta Masyarakat Terima Apapun Putusan MK
Tidak ada kabar dari Israel pada hari Jumat mengenai apakah tindakan lebih lanjut mungkin direncanakan.
Selain serangan langsung ke wilayah Iran, mereka juga punya cara lain untuk menyerang, termasuk serangan siber dan serangan terhadap proksi Iran di tempat lain.
Kekerasan antara Israel dan proksi Iran di Timur Tengah semakin meningkat selama enam bulan pertumpahan darah di Gaza, sehingga meningkatkan kekhawatiran bahwa perang bayangan yang dilakukan kedua pihak dapat berubah menjadi konflik langsung.
Baca Juga: Bicara Soal Aktor Politik, Perludem Soroti Pentingnya Reformasi Parpol di Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









