Kuburan Massal Ditemukan di Gaza, AS Minta Penjelasan Israel

AKURAT.CO Lebih dari 300 jenazah ditemukan dalam kuburan massal di Rumah Sakit Nasser dan Rumah Sakit al-Shifa di Jalur Gaza, Palestina.
Otoritas Palestina mengatakan, sebagian dari total 283 jenazah yang digali dari kuburan massal di RS Nasser ditemukan dengan kondisi tangan terikat.
Belum diketahui pasti bagaimana mereka meninggal dunia atau kapan dikuburkan.
Juru Bicara RS al-Shifa, Ravina Shamdasani, mengatakan, laporan-laporan yang masuk ke meja Kantor HAM PBB menunjukkan sebanyak 30 jenazah terkubur dalam dua lubang makam.
Seorang juru bicara Dewan HAM PBB mengatakan, pihaknya tengah mengonfirmasi laporan dari pejabat Palestina tentang temuan 283 jenazah di lapangan RS Nasser, termasuk 42 orang yang sudah teridentifikasi.
Baca Juga: Mengenal Batalion Netzah Yehuda Israel yang Dilaporkan Bakal Kena Sanksi AS
"Para korban, menurut laporan, dikubur jauh di bawah tanah dan ditutupi limbah. Di antara para almarhum ada lansia, perempuan dan terluka, sementara yang lainnya ditemukan telanjang dengan tangan terikat," Shamdasani menjelaskan, dikutip dari BBC, Kamis (25/4/2024).
Komisaris Tinggi PBB untuk HAM, Volker Türk, menyerukan penyelidikan yang independen, efektif dan transparan atas kematian-kematian ini.
"Mengingat iklim impunitas saat ini, investigator internasional perlu dilibatkan," katanya.
"Rumah sakit berhak mendapat perlindungan secara khusus berdasarkan hukum humaniter internasional. Dan pembunuhan secara sengaja terhadap warga sipil, tahanan dan siapa pun yang tidak terlibat dalam perang adalah suatu kejahatan perang," jelas Volker menambahkan.
Sementara itu, upaya untuk mengidentifikasi dan memberikan pemakaman yang layak kepada orang-orang yang telah meninggal akan terus berlanjut selama beberapa hari mendatang.
Amerika Serikat meminta penjelasan kepada Israel soal temuan kuburan massal tersebut.
Dilansir The New Arab, Penasihat Keamanan Nasional AS, Jake Sullivan, mengatakan, pihaknya butuh penjelasan dari Israel atas temuan ratusan jenazah dalam kuburan massal.
Baca Juga: Iran dan Pakistan Desak Dewan Keamanan PBB untuk Ambil Tindakan Tegas Terhadap Israel
"Kami ingin melihat hal ini diselidiki secara menyeluruh dan transparan," kata Sullivan kepada wartawan.
Juru Bicara Militer Israel, Mayor Nadav Shoshani, mengatakan, kuburan massal di RS Nasser digali oleh warga Gaza beberapa bulan lalu.
Dia berdalih pasukan militer mengetahui soal kuburan massal tersebut saat mencari para sandera yang ditawan oleh militan Hamas.
Kuburan massal itu sendiri ditemukan dua pekan setelah pasukan Zionis meninggalkan RS al-Shifa.
Pasukan militer sempat menyerbu rumah sakit di Kota Gaza tersebut dengan alasan militan Hamas beroperasi di dalamnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








