Serukan Free Palestine, Ratusan Wisudawan Harvard Walk Out Usai 13 Mahasiswa Kena Sanksi karena Bela Gaza

AKURAT.CO Sejumlah wisudawan Universitas Harvard mendapat sanksi yakni penahanan ijazah.
Sebagai bentuk protes, mereka melakukan aksi walk out dan menyuarakan Free Palestine.
Dikutip dari Reuters, Senin (27/5/2024), aksi ini dianggap sebagai lanjutan dari sikap kampus terhadap mahasiswa yang terlibat dalam aksi bela Palestina sebelumnya.
Di sisi lain, di Universitas California, Berkeley, ratusan mahasiswa juga menggelar perkemahan protes untuk mendukung warga Palestina selama konflik antara Israel dan Hamas.
Mahasiswa dari berbagai kampus di AS juga turut serta dalam aksi tersebut.
Pihak kampus Harvard membubarkan perkemahan mahasiswa tersebut dan memberikan sanksi kepada mereka yang terlibat dalam aksi bela Palestina.
Perwakilan mahasiswa, Shruthi Kumar, menyampaikan kekecewaannya terhadap respons kampus yang dianggapnya intoleran terhadap kebebasan berpendapat dan hak mahasiswa untuk melakukan unjuk rasa.
"Pada semester ini, kebebasan berpendapat dan ekspresi solidaritas kami jadi bisa dihukum," ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, beberapa wisudawan juga mendesak agar 13 mahasiswa yang ditahan ijazahnya dapat menerima ijazah bersama dengan yang lainnya.
Shruthi Kumar menyatakan bahwa lebih dari 1.500 orang telah menandatangani petisi dan hampir 500 staf universitas telah mengungkapkan dukungan terhadap penahanan ijazah tersebut.
Salah satu dari 13 mahasiswa yang ijazahnya ditahan, Asmer Asrar Safi, mengungkapkan bahwa sanksi yang diterimanya menunjukkan sejauh mana Harvard akan menekan suara-suara yang menentang pendanaan mereka.
Sementara itu, pihak fakultas telah berusaha merekomendasikan kepada dewan pengurus utama Universitas Harvard agar memberikan izin kepada mahasiswa yang melakukan protes agar dapat menerima ijazah mereka.
Meski demikian, dewan pengurus memutuskan bahwa 13 mahasiswa tersebut telah terbukti melanggar kebijakan universitas dengan perilaku mereka.
"Seiring dengan keputusan ini, kami mencatat bahwa ketentuan tegas dari Buku Pegangan Mahasiswa Harvard College menyatakan bahwa siswa yang tidak bereputasi baik tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan gelar," bunyi keterangan tertulis Harvard Corporation.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









